Cakrawala News
Portal Berita Online

Tim Pemburu Vaksinasi COVID-19 Jemput Bola Warga Pelosok di Bogor

0 379

BOGOR JAWA BARAT CAKRAWALA.CO -; Satgas COVID-19 Kota Bogor membentuk tim pemburu vaksinasi untuk menjangkau masyarakat Kota Bogor yang tinggal di wilayah pelosok.

Tim ini beranggotakan para wanita dari Polwan Polresta Kota Bogor, Korp Wanita Angkatan Darat (Kowad) dan Wanita Angkatan Udara (Wara), Polwan Polresta Bogor Kota, Srikandi Satpol PP Kota Bogor dan anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.

“(Tim pemburu Vaksin) Ini pendekatan baru yang dibangun Pak Kapolres, bersama kita semua, melibatkan srikandi-srikandi, Polwan, Pol PP, Dishub, Kowad, Wara, yang tugasnya memburu warga yang belum divaksin, untuk diajak, dibawa, digeser, ke tempat-tempat vaksinasi,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya usai menggelar apel sinergitas penanganan COVID-19 di Mapolresta Bogor Kota, Senin (20/9/2021).

Bima menyebut, capaian vaksinasi Kota Bogor saat ini sudah mendekati angka 80 persen. Semakin banyak yang sudah tervaksinasi, kata Bima, semakin besar tantangannya untuk menuntaskan target capaian vaksinasi. Karena itu, perlu inovasi-inovasi baru untuk menjangkau warga yang belum tervaksinasi di Kota Bogor.

“Kita saat ini mendekati 80 persen dosis pertama, namun demikian di lapangan justru tantangan lebih sulit lagi. Jadi tim ini nantinya membantu untuk mendatangi titik-titik yang tingkat vaksinasinya masih rendah, sasarannya adalah warga pinggiran,” papar Bima.

“Hari ini perkembangan dilapangan angka semakin rendah, karena targetnya semakin sedikit, karena tantangan semakin besar karena itu tim pemburu vaksin bertugas menentukan target sasaran, kedua lokasi yang dituju dan tempat sentra vaksin nya yang lebih efektif serta ketiga waktu pelaksanaannya. Tiga hal itu kita jalankan untuk meningkatkan target dari 12 ribu atau 15 ribu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro mengatakan, dipilih anggota wanita dikarenakan agar lebih humanis dengan sasaran wilayah masyarakat yang belum divaksin, bisa juga diwilayah pinggiran. Mereka diberikan pemahaman dan modul-modul tentang vaksinasi.

“Sehingga nanti bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang vaksin dan juga manfaatnya,” tuturnya.

Susatyo melanjutkan, ketika nanti masyarakat mau di vaksin, pihaknya menyiapkan kendaraan untuk menjemput masyarakat yang akan divaksin dan diantarkan ke sentra vaksin terdekat.

“Nantinya disiapkan kendaraan penjemputan mau di RT atau RW, di titik terkecil yang ada di wilayah. Sehingga nantinya dilihat bukan jumlahnya, tetapi satu orang masyarakat yang ingin divaksin sangat bermanfaat bagis kemanusiaan. Kami siagakan 100 personil gabungan yang Nantinya secara bergantian terjun ke masyarakat tingkat RT dan RW,” kata Susatyo.****** ( Abizar / Cakrawala.co )

Leave A Reply

Your email address will not be published.