Cakrawala News
Portal Berita Online

Tim Gabungan Covid Hunter Kota Madiun Dilaunching Walikota

0 30

MADIUN. CAKRAWALA.CO – Upaya mengoptimalkan penyelamatan warga dari Covid-19 (virus Corona) terus dilakukan oleh pemerintah pusat hingga daerah. Hal ini mengingat tren perkembangan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih cukup masif.

Mulai dari diterbitkannya Inpres Nomor 6 tahun 2020, tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hingga Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 39 tahun 2020, tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19 (virus Corona) di Kota Madiun.

Salah satunya seperti yang baru saja dilaunching, yakni Tim Covid Hunter Kota Madiun. Mobil Covid Hunter ini merupakan inisiatif Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Fadil Imran, berlaku bagi jajaran Polres Se-Jatim. Tim yang terdiri dari puluhan petugas gabungan dari TNI-Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), personil Lanud Iswahjudi, Brimob, hingga Polisi Militer (PM) tergabung dalam tim ini.

ads bukopin

Wali Kota Madiun, Maidi mengatakan, Tim akan melakukan mobile dan memburu warga yang tidak patuh protokol kesehatan terutama yang tidak mengenakan masker, baik siang maupun malam hari. Covid-19 (virus Corona) ini tak kasat mata dan bisa berada di mana saja bahkan lingkungan sekitar kita.

Maka dari itu, pemakaian masker pada saat beraktifitas adalah sebuah keharusan. Seperti diketahui, pemakaian masker mengurangi potensi tertular Covid-19 hingga 70 persen.

Upaya tersebut diungkapkan Wali Kota, semata untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya Covid-19. Orang nomor satu di Kota Madiun ini dengan tegas mengatakan, mereka yang tertangkap bakal ditilang dan disidangkan seperti gelaran operasi yustisi yang telah berjalan beberapa hari.

“Kita optimalkan kekuatan kita untuk menyelamatkan warga dari Covid-19 (virus Corona). Ini merupakan upaya untuk mengerem kasus pertambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Wali Kota.

Sementara itu Kapolres Madiun Kota, AKBP R Bobby Aria Prakasa menambahkan, pihaknya bakal menambahkan tim yang akan terus melakukan patroli. Masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan bakal ditilang untuk disidang. KTP pelanggar bakal disita sebagai jaminannya.

“Tim akan bergerak menutup tempat-tempat yang memungkinkan orang-orang tidak memakai masker seperti di gang-gang atau lingkungan yang tidak bisa dijangkau kendaraan roda empat,” kata Kapolres.

Para pelanggar yang ditilang, bakal disidang sesuai jadwal. Dalam sidang tersebut terdapat sejumlah sanksi yang dapat dipilih. Mulai sanksi administratif maupun kerja sosial. Prinsipnya, sanksi ini diterapkan dengam harapan bisa memberikan efek jera.

“Intinya sekarang ada dua pola yang diterapkan. Pertama pola stationer seperti operasi yustisi dan mobile. Tim akan bergerak ke tempat yang berpotensi pelanggaran. Teknisnya, akan dilakukan sewaktu-waktu, baik siang maupun malam,” kata Kapolres. *(ADV/Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.