Cakrawala News
Portal Berita Online

Tiket KA Penyumbang Inflasi Kota Madiun Tertinggi Bulan Desember 2019

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat, tingkat inflasi di Kota Madiun pada Desember 2019 sebesar 0,33 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 135,00. Penyumbang inflasi tertinggi adalah naiknya harga tiket kereta api.

Ditemui usai press release, Jumat 3 Desember 2020, kepala BPS Kota Madiun, Umar Sjarifudin, mengatakan angka inflasi di Kota Madiun pada bulan desember 2019 memang mengalami kenaikan, yang sudah diprediksi sebelumnya. Dari delapan Kabupaten/Kota penghitung inflasi nasional di Jawa timur, seluruhnya mengalami inflasi.

“Tarif kereta api, menjadi penyumbang angka inflasi sebesar 0,09 persen. Sedangkan untuk harga telur ayam ras menyumbang inflasi sebesar 0,1persen,” jelasnya.

Ia menilai kenaikan ini masih wajar dan tidak terlalu significant. Karena jika dibandingkan delapan kota/kabupaten penghitung inflasi nasional di Jawa Timur, nilai inflasi di Kota Madiun lebih rendah. Umar menambahkan, angka inflasi tertinggi di Desember 2019 di Kota Surabaya dan terendah di Kabupaten Banyuwangi.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen pada kelompok Bahan Makanan sebesar 1,05 persen, kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa sebesar 0,59 persen, kelompok Kesehatan sebesar 0,23 persen, dan kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau sebesar 0,17 persen.

Kemudian kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga mengalami deflasi sebesar 0,01 persen, kelompok Sandang sebesar 0,06 persen dan kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,07 persen.

“Untuk tingkat inflasi tahun kalender Desember 2019 dan inflasi tahun ke tahun (Desember 2019 terhadap Desember 2018) masing-masing sebesar 2,20 persen,” pungkasnya*(Ayu/Win)

%d bloggers like this: