Tiga Perampok Spesialis Nasabah Bank Lintas Negara Dilumpuhkan DenganTimah Panas

SOLO JATENG CAKRAWALA.CO,- Jajaran kepolisian polresta solo, jawa tengah.berhasil membekuk tiga pelaku spesialis perampokan uang nasabah bank lintas Negara,dengan modus pecah kaca.selain di Indonesia,para pelaku jua pernah beraksi di malaysia dan singapura.

 

ketiga pelaku spesialis perampok nasabah bank, yang kerap beraksi dengan modus pecah kaca yang masing masing, efendi mansyur alias abah(61)warga kecamatan ilir timur,Palembang,mustofa kamal(37) warga kecamatan banyuasin Palembang, serta hartono(35)yang juga warga banyuasin,palembang.terpaksa dilumpuhkan aparat kepolisian dengan timah panas karena melawan saat ditangkap.

selain mengamankan tiga tersangka,yang merupakan kelompok Palembang,polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua sepeda motor,bpkb,busi yang digunakan untuk pecah kaca,sebuah laptop dan barang bukti lainnya.

 

kapolresta solo,kombespol ribut hari wibowo, dalam rilisnya pada (26/02/19) mengungkapkan, kasus curat ini terjadi pada sabtu lalu (09/02/19)di tempat parkir masjid nurul iman kalitan, laweyan, solo.saat itu,korban yang bernama sumarlan baru saja mengambil uang di salah satu bank,korban kemudian shalat duhur di masjid kalitan.tidak disadari pelaku ternyata sudah membuntuti korban sejak keluar dari bank,dan saat korban salat,pelaku memecah kaca mobildan langsung mengambil uang korban yang ada di dalam mobil,total rp 270 juta.korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke mapolresta solo,

berdasarkan hasil penyelidikan, petugas berhasil mengantongi identitas pelaku,para pelaku akhirnya berhasil ditangkap minggu malam di wilayah jogja.saat ditangkap pelaku melawan akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas,”ungkap ribut.

kapolres menambahkan,ketiga pelaku perampokan memiliki peran berbeda,para pelaku sudah mengamati mulai dari korban berada di teller bank, ada yang bertugas mengikuti saat korban meninggalkan bank, sampai melakukan pemecahan kaca.ada empat orang sebenarnya dalam kelompok ini,namun yang satu tidak ikut tkp solo,sebab tertangkap di gunung kidul,Jogjakarta.

Para pelaku sendiri mengaku selama ini nekat merampok karena desakan ekonomi.selain di daerah di indonesia, pelaku juga pernah melakukan hal yang sama di malaysia pada tahun 2007, sementara saat akan beraksi di singapura mereka gagal.atas perbuatanya,para tersangka dijerat dengan pasal 363 kuhp dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.AGb

 

Facebook Comments