Cakrawala News
Portal Berita Online

Tiga Desa Sulit Air Bersih, Akibat Pipa Diterjang Banjir dan Longsor

0 266

Madiun, Cakrawala.co – Pipa saluran air bersih dari sumber pegunungan, rusak diterjang banjir bandang dan tanah longsor beberapa waktu lalu. Akibatnya, warga di wilayah lereng wilis kesulitas air bersih.

Warga Desa Batok, Kecamatan Gemarang – Kabupaten Madiun terpaksa harus mengambil air bersih menggunakan ember dan jerigen, di sumber air yang berjarak 300 meter, dan harus melewati jalan setapak sawah dan sungai.

Aktivitas yang sudah dilakukan selama lima hari terakhir ini terpaksa dilakukan oleh Damirah, salah seorang warga yang terdampak kerusakan pipa. Ini untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak. Sedangkan untuk mandi dan mencuci, dirinya mengaku memanfaatkan air di aliran sungai.

“Untuk memasak dan minum terpaksa ambil air pakai jerigen air di sumber air, karena airnya lebih bersih. Tapi kalau untuk mandi, pakai air di aliran sungai,” kata Damirah.

PLH Kasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun, Sumardi mengungkapkan, pasca banjir dan tanah longsor, Pemerintah Kabupaten Madiun sudah melakukan dropping air bersih menggunakan mobil pemadam kebakaran ke tiga desa. Diantaranya Desa Batok, Desa Winong dan Desa Durenan, Kecamatan Gemarang.

“Senin kemarin kita kirim sebanyak 14 ribu liter air bersih, untuk sekitar 90 KK,” kata Sumardi

Di tiga desa tersebut terdapat lebih dari seribu kepala keluarga (KK) yang memanfaatkan saluran PDAM maupun perpipaan mandiri yang mengalami kerusakan. Saat ini PDAM Kabupaten Madiun tengah melakukan perbaikan di sejumlah titik aliran air.

“Di sisi lain, sejumlah warga yang memanfaatkan air bersih dari sumber, menggunakan pipa mandiri. Mereka harus melakukan perbaikan pipa sejauh hampir dua kilometer,” tandas Sumardi.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.