Cakrawala News
Portal Berita Online

Tiga Bulan Nakes di Blitar Belum Terima Insentif

0 258

BLITAR CAKRAWALA.CO – Pemerintah pusat hingga hari ini belum mentransfer dana insentif untuk tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani pasien Covid-19 sejak bulan Oktober, November dan Desember 2020.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber daya dan kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar, Handono mengatakan, dana insentif untuk Nakes di 3 bulan terakhir 2020 belum cair.

“Jumlah pasien yang terpapar virus tiap bulanya bertambah, sehingga biaya Operasional Kesehatan (BOK) juga naik. Oleh karenanya bantuan insentif penting untuk mendukung penanganan,” terangnya melalui WhatsApp, Sabtu (20/02/2021).

Handono merinci, Nakes yang belum menerima itu yakni bertugas di 2 rumah sakit (RS) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dan Nakes yang bertugas di 24 puskesmas.

“Yang itu masih menunggu pembayaran insentifnya selama tiga bulan. Sementara total tunggakan pemerintah pusat untuk insentif mereka sekitar 5 milyar 700 juta lebih ungkapnya.

Lebih lanjut, Handono membeberkan, bahwa anggaran BOK di tahun 2020 lalu, jumlah plafon dari pusat sebesar Rp. 5.872.200.000,00, kemudian terealisasi sebesar Rp. 5.450.754.037,00.

“Sedangkan adanya sisa sebesar Rp. 441.435.963,00 akan dibayarkan bersamaan pembayaran tunggakan,” terangnya.

“Namun, ranah (kewajiban) pembayaran insentif itu kan ada di Kementerian Kesehatan, bukan di Pemkab Blitar atau di Dinkes, kami hanya selaku tim verifikator saja,” sambungnya.

Keterlambatan pembayaran insentif itu, Handono menduga karena terkendala aturan yang selalu berubah, sehingga belum bisa diterapkan.

“Infonya akan dibayarkan melalui anggaran 2021, sambil menunggu petunjuk teknis (Juknis) yang baru,” tandasnya.

Sekedar informasi, merujuk data penyebaran Covid-19 di Kabupaten Blitar per tanggal 19 Februari 2021, total terkonfirmasi positif sebanyak 4.169 kasus. Sembuh 3.619 orang, di observasi 194 dan yang meninggal 332. (ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.