Cakrawala News
Portal Berita Online
ads idul fitri cakrawala
Harita idul

Tidak Semua Warga Ber KTP Sidoarjo Akan Dapat Pelayanan Kesehatan Gratis

0 527

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Ternyata program Universal Health Coverage (UHC) yang digagas Pemkab Sidoarjo hanya untuk mewadahi warga kota delta yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS. Sedangkan untuk warga Sidoarjo yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS, baik kelas 1,2 atau 3 tetap membayar sendiri iuran rutin bulanannya dan juga tunggakannya.

“Jadi yang gratis itu untuk warga Sidoarjo yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS. Datanya dari Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) Sidoarjo,” jelas Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Sidoarjo,  Yessy Novita saat ditemui di kantornya, Kamis 22 April 2021 siang tadi.

Menjelang disahkannya UHC Jaminan Kesehatan di Kabupaten Sidoarjo, BPJS Kesehatan terus berpacu untuk mempersiapkan diri dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan bagi seluruh penduduk Kabupaten Sidoarjo.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Yessy Novita menjelaskan saat ini sebesar 95,99% penduduk Kabupaten Sidoarjo atau sebesar 1.862.173 jiwa telah terdaftar menjadi Peserta JKN-KIS.

“Dengan capaian sebesar itu, Kabupaten Sidoarjo telah siap dikatakan UHC. Untuk itu kami, BPJS
Kesehatan bersama dengan stakeholder terkait juga bersiap untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan diantaranya dengan menerapkan Antrean Online yang terkoneksi dengan Aplikasi Mobile JKN dan menghitung kembali jumlah fasilitas kesehatan dibandingkan dengan rasio jumlah peserta. Untuk kebutuhan rumah sakit dilakukan perhitungan BOR (Bed Occupancy Rate) atau rasio perbandingan antara tempat tidur dengan jumlah penduduk,” kata Yessy.

Lebih lanjut Yessy menjelaskan saat ini BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo telah bekerja sama dengan 26 Puskesmas, 144 FKTP Swasta, 18 rumah sakit, 13 Apotek Rujuk Balik dan 11 Optik.
Kedepannya BPJS Kesehatan akan menambahkan kembali jumlah fasilitas kesehatan baik tingkat
pertama maupun tingkat lanjutan menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada.

“Kondisi saat ini, untuk rumah sakit yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, terdapat alokasi 651 tempat tidur untuk kelas 3 (data per Februari 2021). Dalam waktu dekat kami berencana akan menambah kerjasama dengan 2 rumah sakit. Sedangkan jumlah dokter yang melayani di seluruh faskes tingkat pertama sekitar 496 dokter,” tambah Yessy.

Sebagai informasi tambahan, jumlah Peserta Menunggak di Kabupaten Sidoatjo terbagi dalam 3 kelas kepesertaan. Untuk Peserta Kelas 1 terdapat 24.391 peserta menunggak dengan total tunggakan sebesar Rp. 43.745.574.205,-. Peserta kelas 2 terdapat 40.725 peserta menunggak dengan total tunggakan sebesar Rp. 45.523.153.009,- dan Peserta kelas 3 terdapat 10.2705 peserta menunggak dengan total tunggakan sebesar Rp. 35.051.994.501,-.

“Dengan jumlah peserta menunggak sebagaimana tersebut diatas, harapan BPJS Kesehatan
kedepannya peserta mandiri yang menunggak tersebut khususnya kelas 3 dapat dialihkan menjadi Peserta PBPU (Pekerja Buka Penerima Upah) yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah. Untuk tunggakannya, akan tetap menjadi piutang peserta yang timbul jika peserta kembali menjadi peserta mandiri,” tutup Yessy. (Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.