Cakrawala News
Portal Berita Online

Terus Selidiki Kematian Mahasiswa UNS,Polresta Solo Periksa 18 Saksi Satu Diantaranya Dosen

0 526

 

Solo Cakrawala.Co,-Kematian mahasiswa Universitas Sebelas Maret UNS,Gilang Endi Saputra usai diklat Menwa,senin lalu,masih menyisakan misteri,hingga saat ini guna mengetahui pasti siapa pelakunya,Polresta Solo telah memeriksa sebanyak 18 saksi dimana satu diantaranya dosen pendamping.

 

 

 

Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, saat ditemui di  Mapolresta Solo. Rabu(26/10/2021). Dimana Pemeriksaan sebanyak 18 saksi.telah dilakukan sejak Senin (25/10/2021) dari 18 orang yang diperiksa,9 orang dari panitia, 8 orang dari peserta dan satu orang dosen pendamping.

 

Kapolres mengatakan,pihaknya serius dalam penanganan kasus tersebut. Terbukti, dengan peningkatan status dari penyelidikan menjadi penyidikan terhadap kasus tewasnya mahasiswa asal Karangpandan, Kabupaten Karanganyar tersebut.

 

Disinggung apakah sudah ada penetapan tersangka, Kapolres mengaku, pihaknya belum menentukan tersangka.“Kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi yang diperiksa,” jelasnya.

Sejauh ini, pihaknya juga telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian yakni di Kantor Menwa UNS dan di bawah jembatan Jurug, Kecamatan Jebres. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan oleh aparat.

Adapun beberapa barang bukti sdh dilakukan penyitaan oleh tim penyidik diantaranya adalah pakaian korban pada saat mengikuti pelatihan, ada replika senjata yang dibagikan oleh masing peserta selama pelaksanaan diklat,juga helm dan beberapa bukti dokumen elektronik untuk dilakukan analisa dan juga diajukan penelitiannya ke Laboratorium Forensik Polda Jateng.

Otopsi terhadap jenazah juga sudah dilakukan,diana Otopsi dilakukan oleh tim kedokteran forensik Rs Moewardi dan didampingi oleh Kabid Dokkes dan Kabid Dokkes Polda Jateng beserta tim yang dimana otopsi sdh dilakukan pada hari senin pada pukul 12.45WIB hingga pukul 14.15 WIB.dan untuk hasilnya Polresta Solo masih menunggu,”ungkapnya.

Kapolres menambahkan,Untuk hasil pemeriksaan fisik luar dari pada jenazah korban memang ditemukan beberapa luka lecet maupun lebab di beberapa bagian tubuh,namun penyebab kematian masih menunggu hasil Otopsi.

Evaluasi terus kita lakukan setiap hari untuk mengetahui progres perkembangannya.Kita berharap ungkapan kasus ini cepat selesai, terungkap,Sehingga apa yang terjadi menjadi terang benderang dan dugaan kekerasan yang terjadi saat diklat Menwa yang dilaksanakan yang mengakibatkan meninggalnya Gilang bisa kita ungkap dengan cepat.”pungkas Kapolres.(AgungBram).

 

 

 

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.