Terpidana Kasus Investasi Bodong Miliaran Rupiah bunuh Diri Di Rutan Solo

SOLO CAKRAWALA.CO,-Terpidana kasus penipuan berkedok investasi emas miliaran rupiah,di Solo Jawa Tengah.Haryanto alias yusak(53) senin(15/7/19) siang meninggal dunia di rumah tahanan (RUTAN) kelas 1A Solo.Dugaan sementra korban bunuh diri dengan meminum cairan pembersih.

Terpidana kasus penipuan berkedok investasi emas bernama  Haryanto alias Yusak( 53) meninggal di rumah tahanan (RUTAN) kelas 1A Solo senin (15/7/2019) siang.Yusak sendiri baru saja divonis 2,5 tahun penjara atas kasus penipuan kedua pada pekan lalu.Sebelumnya,pada kasus pertama,Yusak divonis 1,5 tahun penjara dan seharusnya bebas akhir tahun ini,Namun,dengan tambahan hukuman 2,5 tahun penjara tersebut yusak harus lebih lama lagi mendekam di penjara.Menurut kepala pengamanan rutan (KPR) Andi Rahmanto,Yusak diduga depresi akibat vonis tersebut dan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara minum cairan karbol pembersih lantai,sekira pukul 12.30 WIB.Hal tersebut diketahui dari muntahannya yang berbau karbol serta stok karbol yang berkurang setelah dicek.Andi Rahmanto menambahkan,Sebelumnya juga tidak ada tanda-tanda aneh pada perilaku Yusak,dia menjalani rutinitas harian seperti biasa pada senin pagi, termasuk melakukan kegiatan olahraga.Yusak kemudian dibawa ke poliklinik Rutan, saat di poliklinik,kondisinya masih sadar.Yusak kemudian dibawa ke RSUD Dr. Moewardi Solo,namun nyawanya tidak  terselamatkan dan meninggal sekira pukul 13.30 WIB.

Berdasarkan catatan kasusnya,Yusak dilaporkan ke Polresta Solo atas tuduhan penipuan berkedok investasi emas pada awal 2015 lalu,Namun polisi baru berhasil menangkapnya di klaten pada desember 2017.Polisi menjerat Yusak dengan dua pasal yakni penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU)/, dimana korbannya mencapai 108 orang dengan total kerugian rp111 miliar…AgB

Facebook Comments
%d bloggers like this: