Cakrawala News
Portal Berita Online

Terkonfirmasi COVID-19, Mantan Walikota Mojokerto Mas’ud Yunus Meninggal

0 507

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Satu WBP Lapas Kelas I Surabaya Mas’ud Yunus (MY) meninggal dunia setelah terkonfirmasi terpapar COVID-19. Sebelum meninggal, MY memiliki penyakit penyerta diantaranya diabetes, hipertensi dan jantung koroner.

Berita kematian MY yang merupakan mantan Wali Kota Mojokerto, sempat menyebar melalui pesan berantai melalui aplikasi whatsapp.

Kalapas Surabaya, Gun Gun Gunawan yang baru saja berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membenarkan informasi tersebut.

ads bukopin

“Kami mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya salah satu warga binaan kami berinisial MY pada pukul 12.43 WIB di RS Mitra Keluarga Waru,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gun Gun menceritakan kronologis kejadiannya. Menurutnya, MY termasuk dalam salah satu warga binaan yang pernah melakukan kontak dengan salah satu WBP yang dinyatakan positif COVID-19.

Susana di dalam Lapas Surabaya kelas 1, di Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.

Namun, tidak menunjukkan gejala atau tergolong OTG. Meski begitu, pada 26 Agustus 2020 pukul 18.00 pihak lapas tetap memindahkan MY ke blok kesehatan guna menjalani isolasi.

“Karena hasil swab yang dilakukan tanggal 25 Agustus, MY dinyatakan terdeteksi Covid-19,” ujarnya.

Selanjutnya, pada tanggal 27 Agustus 2020 pada pukul 7.52 WIB, MY menunjukkan gejala batuk dan sedikit sesak. Sejam kemudian, pihak lapas melakukan koordinasi dengan RS Rujukan Mitra Keluarga, Waru. Pada pukul 11.15 WIB, dengan dikawal petugas lapas, MY diberangkatkan ke rumah sakit. Sekitar satu jam dirawat di rumah sakit, MY mengalami penurunan irama jantung menjadi 30 kali/ menit. Lima menit berselang, gambaran asystole kemudian flat yang menandakan MY meninggal.

Gun Gun mengaku sangat kehilangan. Menurutnya, MY selama ini menjadi tokoh di Lapas. Pasalnya, selama di lapas MY menjadi pengasuh pondok pesantren dan jamaah Masjid Nurul Fuad Lapas yang terletak di Kecamatan Porong. “Kami sangat kehilangan, semoga almarhum khusnul khotimah,” harapnya. (Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.