Temuan Fantastis, Son Doong Gua Terbesar di Dunia Ternyata Lebih Besar Lagi

SON DOONG VIETNAM,  CAKRAWALA.CO – Son Doong, dikenal sebagai gua terbesar di dunia yang terdapat di Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang, Propinsi Quang Binh, Vietnam. Soon Doong memiliki panjang 3,8 km, lebar 90 meter, dan tinggi 180 meter.

Namun, baru baru ini tiga penyelam Inggris, berhasil mengungkap, bahwa gua Son Doong ternyata lebih luas lagi dari yang selama ini diperkirakan. Sebagaimana dikutip dari www.cnn.com 20/5, ketiga penyelam, yang pada tahun 2018 lalu menjadi tim penyelamat tim sepak bola yang terjebak di Thaiand, menemukan adanya terowongan bawah laut yang menghubungkan gua Son Doong dengan gua besar lainnya.

Penemuan tersebut didasari atas keberhasilan para penyelam Inggris, yang melihat tanda tanda bahwa batas bawah gua lebih dari  78 meter, sebagaimana yang ditemukan tahun 2009. Para penyelam meyakini kedalaman bawah air gua Son Doon mencapai lebih dari 120 meter hingga 1 kilometer. Gua Son Doong saat ini diketahui  menyimpan air sebanyak 38,5 juta meter kubik. Dengan adanya penemuan tersebut, para peneliti meyakini adanya tambahan sebanyak 1,6 juta meter kubik air.

Luasnya gua Son Doong diilustrasikan dengan dapat menampung 1 blok kota New York dengan sebuah gedung pencakar langit 40 lantai.

Ukuran Gua Son Boon :panjang 3,8 km, lebar 90 m & tinggi 180 m (Foto : Courtesy of www.cnn.com 20/5)

Tiga penyelam Inggris yang mengungkap kedalaman gua Son Doong masing masing adalah Jason Mallinson, Rick Stanton dan Chris Jewell. Ketiganya diundang secara khusus oleh Oxalis, satu-satunya perusahaan yang diijinkan pemerintah Vietnam mengelola kunjungan wisatawan ke Gua Son Doong, sebagai hadiah atas jasa mereka membantu mengevakuasi 12 anggota tim sepak bola remaja Wild Boars dan satu pelatih, yang terjebak di gua Tham Luang Provinsi Chiang Rai Thailand.  Rencananya eksplorasi Gua Son Doong akan dilanjutkan April tahun depan, untuk melakukan penyelaman lebih jauh dan lebih dalam. 

Gua Son Doon sendiri telah menjadi obyek wisata alam berkelas internasional. Namun pemerintah Vietnam membatasi kunjungan hanya 1000 orang per tahun,  antara bulan Januari hingga Agustus. Setiap kunjungan wisatawan dibatasi hanya 10 orang dan dikenai tarif tur senilai 2.990 US Dollar atau sekitar 42 juta rupiah per orang. Biaya tersebut terbilang besar mengingat setiap kali  ekspedisi, pengelola akan mengikutsertakan tim dukungan yang jumlahnya mencapai 27 orang, termasuk di dalamnya kuli angkut, juru masak, tim SAR, Pemandu terlatih dan ahli “caving”.  (Dikutip dari cnn travel – www.cnn.com 20/5)*** Redaksi Internasional – KW

 

Facebook Comments
%d bloggers like this: