Cakrawala News
Portal Berita Online

Tekan Penyebaran Covid-19, KKN-T UMSIDA Pelopori Tempat Cuci Tangan

0 91

Sidoarjo, Cakrawala.co,- Untuk menghambat laju penyebaran covid-19, sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T)  UMSIDA Sidoarjo Jawa Timur menginisiasi tersedianya tempat cuci tangan di warkop alias warung kopi.

Tujuannya agar setiap orang yang masuk dan keluar warkop langsung cuci tangan sehingga dapat dicegah penyebaran covid. Setidaknya usaha ini mendorong pula warga pakai masker dan jaga jarak sekaligus, sesuai dengan protokol kesehatan.

Dwi Putri Anjayani, mahasiswa KKN yang menginisiasi tempat cuci tangan di salah satu warkop di desa Urang Agung , Sidoarjo mengatakan,  langkahnya itu merupakan program kerja Kelompok 11 KKN-T UMSIDA yang  dilaksanakan sejak 9 Agustus hingga 20 September 2020. KKN ini bertajuk “Sosialisasi dan penyuluhan dalam rangka pemahaman materi tertentu secara daring sesuai dengan protokol kesehatan.”

ads bukopin

“Di sini tadinya tidak ada tempat cuci tangan di depan area masuk warkop, padahal setiap hari  didatangi masyarakat baik itu hanya sekedar take away atau makan di tempat, sehingga inilah yang melatar belakangi  melaksanakan kegiatan tersebut,” kata Dwi Putri Anjayani.

Selain menyediakan tempat cuci tangan di warkop, Dwi juga mengatakan bahwa ia mengedukasi pemilik warkop supaya memahami bagaimana tahapan mencuci tangan yang baik dan benar. “Di sini saya juga memberikan edukasi pada pemilik Warkop tersebut mengenai praktek mencuci tangan dengan benar guna menghentikan penyebaran Covid-19 di desa Urang Agung khususnya dan di Indonesia untuk umumnya.”

Mahasiswa KKN UMSIDA cegah Covid-19

Ibu Rubama selaku pemilik warkop mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok 11 KKN-T UMSIDA memberikan efek positif terhadap beliau dan warkopnya.

“Dengan adanya kegiatan  KKN UMSIDA ini sangat memberikan efek positif terhadap kami, apalagi kegiatan yang dilakukan berhubungan langsung dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang dicanangkan pemerintah guna memutus rantai penyebaran virus covid,” katanya.

Harapan dengan adanya tempat cuci tangan yang telah disediakan ialah guna memberikan rasa aman terhadap pelanggan saat datang berkunjung karena dianggap warkop tersebut telah menjalankan protokol kesehatan. “Dengan tersedia nya tempat cuci tangan di depan warkop kami menjadikan warkop kami dapat dinilai telah melaksanakan protokol kesehatan yang baik,” jelas Ibu Rubama.

“Semenjak adanya sarana cuci tangan, kami memperhatikan setiap pelanggan yang datang ke warkop kami selalu mencuci tangan terlebih dahulu, tidak hanya itu, kami pun telah memahami kapan saja waktu yang dianjurkan untuk mencuci tangan serta cara cuci tangan yang benar,” tambah Ibu Rubama yang menjelaskan tentang manfaat kegiatan tersebut. (Dwi Putri)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.