Tekan Penyalahgunaan Narkoba Kost ekslusif Di Solo Di Razia

SOLO CAKRAWALA.CO,-Sejumlah indekos eksklusif di wilayah Surakarta, Jawa Tengah senin (24/6/19)siang, dirazia  satuan reserse narkoba polresta Solo.hal tersebuti dilakukan untuk menekan  penyalahgunaan narkoba yang masih marak.

razia narkoba yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Surakarta tersebut menyasar dua indekos eksklusif di wilayah Solo, Jawa Tengah seperti di D’Paragon, Jalan Kahuripan Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, dan Sans Guest House, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Solo.petugas  yang  datang langsung masuk dan menggeledah satu demi satu barang bawaan serta  penghuni indekos yang rata-rata mahasiswa dan karyawan, petugas juga memberikan sosialisasi kepada penghuni kost untuk menjauhi narkoba saat melakukan razia,petugas tidak menemukan satupun narkoba.

Kanit I Satuan Reserse Narkoba Polresta Solo AKP Suparmin menjelaskan razia narkoba di tempat indekos tersebut bertujuan untuk mencegah dan mengantisipasi peredaran narkotika di wilayah Solo.
“Razia ini untuk menunjukkan kepada masyarakat di samping melakukan penindakan, juga diberikan penyuluhan dan pengecekan narkoba di tempat kos,” jelasnya.Suparmin menambahkan,razia narkoba di tempat indekos ini akan dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Sebab, kasus peredaran narkoba yang terjadi di wilayah Solo sebagian di antaranya dikendalikan dari dalam indekos.

razia narkoba yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Surakarta tersebut didukung sepenuhnya Pemilik indekos Sans Guest House, Bidari Maradewi (30), Menurutnya, pemeriksaan tersebut dapat meminimalisir indekos dijadikan sebagai tempat peredaran narkoba.
Bidari sendiri mengaku telah memperketat agar tidak kembali terulang. Jika ada penghuni kos bergerombol masuk kamar selalu diperiksa petugas indekos. Penghuni indekos yang telah menikah atau memiliki pasangan untuk menyertakan fotokopi surat nikah. “Saat ini ada 20 kamar yang disewa. Masing-masing harganya mulai dari Rp 1,6 juta hingga Rp 1,8 juta per bulan. [AgB]

Facebook Comments
%d bloggers like this: