Cakrawala News
Portal Berita Online

Tekan Jumlah Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Berharap Masyarakat Dukung PPKM

0 202

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Kota Madiun menjadi salah satu Kota/Kabupaten yang diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Ini sesuai Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/7/KPTS/013/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk pengendalian Penyebaran Covid-19 (virus Corona).

Untuk itu, Pemkot Madiun mengeluarkan Instruksi Wali Kota Nomor 1 Tahun 2021. Aturan ini berlaku mulai 11 hingga 25 Januari 2021 ini disampaikan secara lengkap dalam konferensi pers bersama awak media di Balai Kota Madiun, Senin (11/1) malam. Wali Kota Madiun Maidi hadir secara langsung untuk menyampaikan isi Instruksi Wali Kota Nomor 1 Tahun 2021.

“Mulai malam ini Kota Madiun melaksanakan PPKM untuk mengantisipasi penularan Covid-19,” tutur Wali Kota.

ads bukopin

Sejumlah aturan diberlakukan selama masa PPKM. Di antaranya, pemberlakuan work from home (WFH) sebesar 75 persen di instansi pemerintah maupun perusahaan hingga pembatasan jam operasional seperti di pusat perbelanjaan dan mal hingga pukul 19.00. Kemudian, tempat hiburan malam (THM) dan wisata air tutup 24 jam. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring/online.

“Kecuali, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana, Rumah Sakit Umum Daerah, UPT Puskesmas tetap melaksanakan WFO dengan protokol kesehatan yang ketat,” sambung Wali Kota.

Kemudian kegiatan restoran/rumah makan/warung makan PKL/toko modern dan usaha sejenisnya sampai dengan pukul 21.00 WIB. Untuk makan/minum di tempat dibatasi sebanyak 25 persen dari kapasitas tempat. Serta, dianjurkan untuk layanan pesan-antar/dibawa pulang. Sedangkan, tempat hiburan malam, bioskop, kolam renang/ tempat wisata air tutup 24 jam.

Agar peraturan ini dapat berjalan secara maksimal, Pemkot Madiun tetap melakukan pengawasan, operasi yustisi, dan l penegakan hukum lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang dilaksanakan oleh Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Polresta Madiun, dan Kodim 0803 Madiun, serta instansi terkait lainnya.

“Sarana prasarana untuk meningkatkan imun juga sudah kami siapkan. Harapannya, pasien yang masuk bisa segera sembuh,” imbuhnya.

Wali kota pun berharap, aturan PPKM ini dapat ditaati oleh seluruh elemen masyarakat di Kota Madiun. Sehingga, penularan Covid-19 bisa semakin ditekan dan Kota Madiun bisa kembali ke zona hijau seperti sebelumnya. Pemkot Madiun juga mengoptimalkan kembali posko satgas Covid-19 dan Pendekar Waras di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat dan stakeholder agar meningkatkan kembali disiplin pelaksanaan protokol kesehatan dan mengaktifkan kembali kampung tangguh di masing-masing kelurahan. Saya optimis kita bisa melalui ini semua dengan lancar. Semoga Covid-19 di Kota Madiun segera teratasi,” pungkasnya.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.