Cakrawala News
Portal Berita Online

Tedy Golsom Didorong Maju Jadi Ketua PHRI Garut

GARUT JABAR CAKRAWALA.CO – Meski kepengurusan Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut masih menyisakan waktu sebelum berakhir periodesasinya, namun sejumlah penggiat Kuliner Garut yang sebagian besar berprofesi sebagai Cheff dan juga penggiat kopi sudah mewacanakan majunya sosok baru untuk calon ketuanya.

Kali ini para penggiat kuliner mendapuk dan mendorong Bos Rumah Makan Kampung Muara Sunda (KMS) Tedy Golsom untuk maju mencalonkan diri pada pemilihan ketua PHRI Kabupaten Garut periode mendatang.

Dukungan tersebut menguat disalah satu grup Whatshapp Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Kabupaten Garut yang menjadi  wadah para penggiat kuliner bagian dari organisasi penyokong PHRI.

Asep salah seorang Cheff senior di Kota Garut menyemangati wacana Tedy Golsom untuk maju menjadi calon ketua PHRI Garut ,mendatang.

“Sudah cocok kalau pak Tedy maju ke PHRI, saya secara pribadi mendukung sepenuhnya,”kata Asep dalam obrolon di Grup Whatshapp tersebut baru-baru ini.

Selain Asep, sejumlah penggiat kuliner lainnya seperti Bonita dan Andri penggiat Kopi pemilik Brand Kopi Luwak Garut juga mengamini dan menyemangati Tedy Golspm agar  maju di bursa pencalonan ketua PHRI mendatang.

“Saya bersama pasukan Kopi Luwak Garut siap mendukung bos Tedy,”ucapnya masih di grup yang sama.

Hampir seluruh anggota grup memberikan semangat dan mendorong agar Tedy Golsom mempersiapkan diri secara serius maju pada bursa pencalonan ketua PHRI Garut mendatang.

Sementara itu, Tedy Golsom saat dikonfirmasi hanya tersenyum dengan memberikan jawaban diplomatis bahwa dirinya menyikapi dorongan rekan-rekannya sebagai hal yang biasa, bahkan bisa jadi itu hanya bercanda saja.

“tetapi jika rekan-rekan saya  memang meminta  untuk maju memimpin PHRI Garut mendatang, kita lihat saja perkembangannya, kalau saya mengalir saja,”ucapnya tenang.

Disisi lain Tedy juga membenarkan jika saat ini keberadaan PHRI di Garut kembali tenggelam, bahkan gaungnya nyaris tidak terdengar lagi pada beberapa tahun kebelakang.

“Mungkin ini dinamika organisasi Bro…memang agak kurang nyaring lagi PHRI saat ini padahal banyak hal yang harus dilakukan oleh PHRI terkait terus menjamurnya Hotel-Hotel besar dan restoran di Garut, ini bisa menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat jika terus dibiarkan tanpa penyikapan,”sesalnya.

Bisa jadi kedepan lanjut Tedy banyak hotel-hotel dan restoran lama milik pengusaha Garut tersingkir karena tidak mampu lagi bersaing karena diserbu investor-investor luar dengan investasi yang besar.

“PHRI harus hadir disini memberikan solusi dan memberikan masukan kepada pemerintah Kabupaten Garut agar melakukan pengetatan izin pembangunan Hotel dan restoran baru dengan melihat peluang dan survei kelayakan yang sesungguhnya,”tukas Tedy mengaku prihatin.***jmb

%d bloggers like this: