Cakrawala News
Portal Berita Online

Tawarkan Ular Curian Via Medsos, Remaja di Tulungagung Diamankan Unit Reskrim Polsek Ngantru

0 366

TULUNGAGUNG CAKRAWALA.CO – Unit Reskrim Polsek Ngantru Polres Tulungagung dipimpin Kanit Reskrim Ipda Basroni pada Minggu, (14/11/ 2021) sekira pukul 17.00 WIB berhasil mengamankan dua remaja pelaku yang diduga telah melakukan tindak pidana pencurian berupa 15 (lima belas) ekor ular phyton.

Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial OPP (20), alamat lingkungan 8 Desa/Kecamatan Ngunut dan inisial RS (17) alamat Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.

Kapolsek Ngantru AKP Puji Widodo, S.sos melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Sasongko,SH mengatakan, belasan ekor ular tersebut diduga telah dicuri oleh kedua pelaku di rumah milik korbannya ZA (38) warga Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung.

“Menindak lanjuti laporan dari korban tersebut, petugas Unit Reskrim Ngantru selanjutnya melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap pelaku,” terang Iptu Nenny.

Kejadian hilangnya ular phyton diketahui pemiliknya pada Sabtu, (13/11/2021) lalu, sekitar pukul 06.00 WIB saat korban bangun tidur dan melihat listrik dalam rumahnya keadaan mati namun tidak ada kecurigaan. Kemudian kira-kira pukul 04.00 WIB korban bangun lagi dan melihat listrik juga masih dalam keadaan mati. Lalu pukul 06.00 WIB pelapor ke depan rumah untuk melihat kotak/box ular peliharaannya dan melihat 15 (lima belas) box/kotak yg berisi ular miliknya sudah tidak ada lagi/hilang.

Pelapor juga melihat pot tanaman bunga yang berada didepan rumah sebelah kanan dalam keadaan rusak diduga ada orang yang masuk melalui pagar tersebut.

“Dengan kejadian itu, korban mengaku menderita kerugian sebesar Rp. 133.000.000,- (seratus tiga puluh tiga juta rupiah). Ia pun kemudian melapor ke mapolsek Ngantru,” lanjut Kasi Humas.

Mendapatkan laporan tersebut, pada hari Minggu 14 Nopember 2021 sekitar pukul 16.00 WIB Anggota Unit Reskrim Polsek Ngantru melakukan penyelidikan dan diketahui ada seorang yang menawarkan ular phyton via medsos.

Anggota Unit Reskrim Polsek Ngantru kemudian dengan menyamar sebagai pembeli kemudian mengajak pelaku untuk janjian ketemu di Gor Lembupeteng.

Setelah pelaku muncul, petugas langsung mengamankannya untuk dilakukan pemeriksaan. Ketika diketahui bahwa ular yang dijual tersebut identik dengan milik korban, petugas lalu menginterogasi pelaku dan berhasil mengamankan barang bukti berupa 10 ekor ular jenis Phyton dan 1 unit sepeda motor Honda Revo Nopol AG 5317 TW warna hitam sebagai sarana oleh pelaku.

“Kedua pelaku bersama barang bukti dibawa ke Mapolsek Ngantru guna proses penyidikan lebih lanjut,” lanjut Nenny.

“Atas perbuatannya, kini keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Meski proses hukumnya tetap berjalan, namun untuk pelaku RS tidak dilakukan penahanan karena masih dibawah umur,” pungkas Iptu Nenny Sasongko. (NN95/ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.