Cakrawala News
Portal Berita Online

Tara Cara Menjadi Masyarakat Digital yang Baik

0 114

KABUPATEN CIANJUR JABAR CAKRAWALA.CO – Seringkali kita melihat di dunia maya banyak orang-orang atau para netizen yang melempar ujaran buruk di internet. Berbagai kalangan masyarakat ini seakan lupa mereka juga berkomunikasi dengan sesama manusia. Jika dilihat lagi mereka seperti orang yang tidak beradab kerap mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas diucapkan.

Fauzan Zikri, dosen Universitas Suryakencana mengatakan, faktor yang menyebabkan hal itu terjadi yaitu karena kurangnya edukasi tentang komunikasi dunia maya. Literasi digital yang sekarang sedang digalakkan pemerintah agar mengurangi ujaran kebencian dan konten negatif seperti itu.

“Literasi digital ini sebaiknya sudah diajarkan kepada para remaja yang masih duduk di bangku sekolah yang mereka sudah mengenal dunia Internet. Jangan sampai mereka ketika berada depan layar masuk dalam ruang digital mereka seakan-akan menjadi orang lain dan berhak bebas melakukan apapun,” jelasnya dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (06/10/2021).

Faktor lain yaitu dari usia pengguna internet, makanya kita harus membatasi anak-anak dalam menggunakan internet. Menggunakan YouTube kids untuk mencegah agar anak-anak tidak menonton konten negatif untuk dewasa. Lalu kurangnya kesadaran masyarakat tentang realitas internet masih banyak masyarakat yang tindak semaunya. Kurang membaca informasi yang ada lalu langsung berkomentar tanpa mengetahui substansinya.

Maka hal-hal yang harus diperhatikan dalam menjadi masyarakat digital adalah mencari dan memahami informasi secara faktual dengan cara hanya membaca informasi melalui media massa terpercaya bukan dari akun akun gosip atau akun yang sering menyebarkan informasi provokatif.

“Perlu meningkatkan kemampuan individu untuk lebih kritis dalam berpikir serta memahami informasi. Dalam hal kepercayaan dan informasi yang datang ini sangat penting bagaimana kita bisa kritis untuk bisa mencerna sebuah informasi untuk dipahami atau disebarluaskan,” lanjutnyam

Masyarakat digital juga perlu meningkatkan kemampuan dalam hal membaca, merangkai kalimat serta menulis informasi. Literasi ini sangat penting, mereka harus membaca dari awal sampai akhir ini sehingga mengetahui apa yang dimaksud dari sebuah informasi yang ada itu. Jika ingin berkomentar rangkailah kalimat dengan benar jangan sampai membuat salah paham orang yang membacanya. Jika kita ingin membuat status mengenai sebuah informasi jangan lupa untuk cek kebenarannya benar atau tidak dan sesuai sumber yang terpercaya jangan sampai kita memposting hal-hal yang malah ternyata sebuah kebohongan belaka.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (06/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Lia D. Najib (Relawan TIK Cianjur), Gunawan Kamri (CEO PT. Kuliner Anak Indonesia), Ismita Saputri (Dosen, Kreator Konten), dan Aflahandita sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Leave A Reply

Your email address will not be published.