Cakrawala News
Portal Berita Online

Tangkal Corona Virus, Inovasi Dawet Ayu dari Daun Kelor

0 78

BANJARNEGARA. JATENG. CAKRAWALA.CO – Inovasi produk dari siswa-siswa Jurusan Farmasi, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) HKTI 1 Purwareja Klampok, Banjarnegara, yakni dawet ayu berbahan dasar daun kelor mendapat apresiasi dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Lasmi Indaryani. Ia bahkan secara khusus menyambangi laboratorium farmasi, untuk menyaksikan proses pembuatan karya para siswa itu.

Lasmi menuturkan, dirinya amat bangga dengan apa yang dilakukan siswa di sekolah tersebut. Pasalnya, daun kelor yang secara luas telah diketahui memiliki banyak manfaat, dapat diproses menjadi minuman yang sudah sangat familiar di Banjarnegara, dawet ayu.

“Anak-anak milenial mungkin akan enggan mengonsumsi daun kelor dalam bentuk yang biasa, seperti sop atau masakan lainnya. Tapi dengan inovasi yang dibuat siswa SMK HKTI 1 Purwreja Klampok ini, jadi akan lebih mudah dikonsumsi. Rasanya juga enak,” ujar Lasmi, Rabu (18/03/20).

ads bukopin

Ia berpendapat, produk tersebut masih dapat dikembangkan atau diperbanyak lagi. Sehingga, masyarakat jadi bisa lebih gampang untuk mengonsumsinya. “Mungkin dibikin ekstrak, jadi setiap orang bisa minum ektrak daun kelor ini,” kata Lasmi.

Legislator dari Fraksi Demokrat itu berharap, selain dijadikan dawet ayu, ekstrak daun kelor dapat diproduksi massal, agar semua tahu efeknya sebagai pencegahan terhadap virus covid-19.

“Saya akan berdiskusi dengan Pemerintah Daerah Banjarnegara, agar bagaimana ekstrak daun kelor ini bisa diproduksi secara cepat dan massif, dan dapat terdistribusi ke masyarakat. Saya juga akan berusaha mendorong masyarakat untuk menanam kelor,” ucap Lasmi.

Siswa Jurusan Farmasi SMK HKTI 1 Purwareja Klampok, Kuni Nafiatul Mubarokah menjelaskan, bahwasannya Banjarnegara terkenal dengan dawet ayu. Sehingga ia dan kawan-kawan, membuat minuman khas itu dengan bahan dasar ekstrak daun kelor.

“Daun kelor kaya manfaat, mengandung anti oksidan, vitamin C, A, dan B. Dikemas menjadi dawet ayu, sehingga anak-anak milenial tertarik meminumnya,” jelas Kuni.

Cara pembuatannya pun, ujar Kuni menjelaskan, sangat mudah. Sama seperti meramu dawet seperti umumnya, hanya saja air santannya dicampur dengan larutan ekstrak daun kelor, dan sudah dapat dinikmati. Agar tidak monoton dan banyak pilihan, Kuni dan kolega juga membuat roti kering, cokelat, serta teh tarik berbahan daun kelor.

Sementara, pengajar pada jurusan farmasi, Yoga Bagus Wicaksana menerangkan, di dalam daun kelor selain terdapat bermacam vitamin dan mineral, juga mengandung suatu zat yang disebut dengan flavonoid quercetin.

“flavonoid quercetin ini di beberapa pengujian terbukti efektif menangkal virus Corona untuk yang mers. Tetapi untuk covid-19, karena masih baru dan belum bisa menemukan sampel, jadi perlu penelitian lebih dalam,” terang Yoga.

Meski demikian, daun kelor memiliki banyak sekali manfaat, dari hasil penelitian yang dilakukan di berbagai universitas, di antaranya adalah untuk penyakit degeneratif, seperti deabetes, dan hipertensi, juga berkhasiat untuk meningkatkan sistim imun tubuh.

“Intinya dia akan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, serta anti virus dan anti bakteri. Sehingga tubuh tetap bugar, dan virus apapun termasuk Corona dapat dicegah,” ungkap Yoga. (Bayu Noer/ cakrawala.co)

Leave A Reply

Your email address will not be published.