Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Tahun 2020, Juru Parkir Kota Palangkaraya Akan Mendapatkan Pelatihan

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO – Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangkaraya, Drs Eldy,M.Si mengatakan  kondisi para Juru Parkir (Jukir) saat ini dinilai masih belum menguasai tekhnik pengaturan parkir yang baik dan benar, sehingga perlu dimasukkan dalam wadah pelatihan atau workshop yang standar.

“Jujur kita Dishub kota Palangkaraya ingin meningkatkan SDM para Jukir biar mereka lebih paham bagaimana bisa menarik uang parkir kepada pelanggan tanpa ada paksaan dan bisa bayar dengan sadar kepada jukir.”kata Drs. Eldy kepada cakrawala.co, Senin (14/10/2019).

Selain itu lanjut Eldy  ada wacana dari Walikota Palangkaraya yang ingin membuat kartu ID Card  bagi setiap Jukir yang lebih baik dan ID- nya terpantau secara elektronik karena kartu Mastercard nya dibuat secara elektrik.

“Misalnya seorang jukir yang saat ini sedang jaga di salah satu tempat, maka dirinya akan terpantau sedang melakukan kegiatan, dan jika sedang tidak bekerja padahal posisinya harus bekerja ini juga akan terbaca oleh sistem tentang Jukir tersebut.”ungkapnya.

Oleh karena itu Imbuh Eldy ditahun 2020 nanti program pelatihan sudah  dijadwalkan pihaknya juga sudah dilaporkan  kepada  Walikota Palangkaraya.

“Bapak Fairid Nafarin selaku Walikota Palangkaraya sudah mendapatkan laporan prihal rencana kegiatan tersebut,”katanya.

Disinggung mengenai masalah target PAD Parkir yang mencapai Rp 1 milyar, Kadishub mengatakan bahwa dalam sepuluh bulan ini hampir tercapai  dengan sisa tinggal tiga bulan kedepan.

“kita terus genjot bagi para pengelola parkir untuk bisa menunaikan kewajibannya untuk bayar pajak dan bila tidak melunasi kewajibannya selain kita beri peringatan untuk menyelesaikannya, juga akan kita cabut pengurusannya kemudian akan  kita alihkan kepada orang atau pihak yang  bisa mengelolanya.”tuturnya.

Diakuinya,  jumlah pengelola parkir yang ada di kota Palangkaraya hampir 110 orang, untuk itu dirinya berharap agar apa yang mereka lakukan hendaknya ikut aturan yang telah ditetapkan Dishub Kota Palangkaraya.

“Mari kita ciptakan budaya kerja yang baik dan benar agar para jukir bisa dihormati dalam bekerja dan juga kerja jukir bukan kerjaan yang hina tapi jukir adalah pahlawan jasa jalanan yang bisa mengatur keamanan dalam berkendaran,”tukasnya.***( RT )

%d bloggers like this: