Cakrawala News
Portal Berita Online

Surya Tjandra, Pengacara Yang Memilih Jadi Caleg PSI Dapil Malang Raya

3

MALANG, CAKRAWALA.CO – Pengacara dan akademisi hukum Dr. Surya Tjandra semakin mantap untuk maju ke laga pemilihan legislatif 2019 mendatang dari daerah pemilihan Malang Raya. Selama sepekan terakhir, Surya turun langsung ke kantong-kantong masyarakat di berbagai wilayah di Kota dan Kabupaten Malang.

Surya merupakan salah satu kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai baru yang diusung oleh anak-anak muda. Kamis (14/12) lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan PSI sebagai salah satu partai yang dinyatakan lolos dalam tahap verifikasi administrasi dan akan berlanjut ke tahap verifikasi faktual Pemilu 2019.

Di Malang, Surya menyapa berbagai komunitas mulai dari masyarakat desa, aktivis perempuan, komunitas-komunitas keagamaan, hingga petani dan pedagang.

ads bukopin

Sebagaimana rilis yang diterima cakrawala.co, pada Senin (11/12/2017) lalu, Surya mengawali safarinya dengan mengikuti perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama masyarakat Desa Gubugklakah, Poncokusumo, Kabupaten Malang. Di sana Surya berbaur dengan masyarakat desa. Sukiono, salah seorang tokoh masyarakat, kepada media mengatakan senang dengan kehadiran Surya.

“Kami terlalu sering diapusi. Politisi dan partai politik hanya datang ketika butuh suara kami dan melupakan begitu berhasil. Semoga dengan partai baru seperti PSI, kami bisa menaruh harapan untuk tidak akan dilupakan,” ucap Sukiono.

Setelah dari Gubugklakah, Surya berlanjut bertemu warga Ngadas, Jabung, Wonokerto, dan Poncokusumo. Sambutan hangat juga diterima Surya di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Pak Muliono, tokoh masyarakat Dukuh Wonokerto, mengaku terkesan dan siap membantu Surya dalam ajang Pileg 2019 mendatang.

“Kami senang ada yang datang sebagai caleg, biasanya hanya ajudan dan hanya beberapa bulan menjelang pemilu baru datang. Insyaallah, karena sampeyan sudah datang lebih dulu, kamu bantu,” ucap Pak Muliono kepada Surya.

Perempuan Malang Siap Mendukung

Di sela-sela padatnya kunjungan Surya ke berbagai komunitas, Surya menyempatkan diri untuk bertemu dengan komunitas perempuan Malang yang tergabung dalam Suara Perempuan Desa (SPD).

Salma Safitri Rahayaan, koordinator SPD mengaku siap mendukung Surya untuk maju ke DPR RI dari Dapil Malang. Menurut perempuan asal Kota Batu yang rekam jejaknya sudah terbukti lama ini, majunya Surya Tjandra sebagai caleg merupakan kabar baik bagi perjuangan demokrasi.

“Menjadi politisi adalah pekerjaan mulia untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan umat,” tutur Salma. Salma menyatakan dukungan kepada Surya untuk sama-sama mewujudkan Indonesia yang adil dan setara. “Apa lagi kiprah Surya mengenai penegakkan HAM telah sama-sama kita ketahui,” imbuhnya.

Menurut rencana, dalam beberapa hari ke depan Surya masih akan terus melakukan kunjungan-kunjungan ke berbagai kantong masyarakat. Di antara komunitas-komunitas tersebut ialah kelompok pegiat perpustakaan dan komunitas Saberpungli di Kota Batu. Bersama komunitas Saberpungli Surya berencana untuk gotong royong membersihkan kali-kali.

Bukan Kampanye

Surya memilih bergabung dengan PSI untuk melanjutkan perjuangannya. Sebelumnya, Surya dikenal sebagai salah satu pegiat antikorupsi dan penegakkan HAM. Pada proses seleksi Calon Pimpinan KPK pada 2015 lalu, Surya dikenal sebagai salah satu anak muda yang berhasil maju hingga ke tahap akhir proses seleksi.

Sebagai pegiat hukum, Surya juga dikenal kiprahnya di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta sebagai advokat yang aktif mengadvokasi isu-isu perburuhan dan masyarakat lainnya.

“Saya memiliki kesamaan perspektif dengan PSI mengenai dunia politik yang harus bebas dari korupsi,” ujar Surya Tjandra dalam salah satu keterangan persnya terkait bergabungnya ia ke PSI. Menurut Surya, sebagai sebuah partai yang diusung oleh anak-anak muda, PSI lebih potensial untuk menjadi wadah bersama memperjuangkan Indonesia yang berbeda dari sebelum-sebelumnya, yakni bebas dari korupsi, penuh toleransi, dan memiliki semangat perubahan ke arah yang lebih baik.

Surya juga menampik apa yang dilakukannya adalah kampanye. Menurutnya, dari hasil audiensi antara PSI dan Badan Pengawas Pemilu, hal ini tidak dikategorikan sebagai kampanye lantaran peserta pemilu hingga saat ini belum ditetapkan.

“Banwaslu hanya berpesan agar apa yang kita lakukan tidak mengganggu ketertiban umum,” pungkas Surya. (Zen)

Comments are closed.