Cakrawala News
Portal Berita Online

Suro dan Suran Agung 2020, Polres Madiun Kota Terjunkan 1.265 Personil

0 141

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri mengajak seluruh perguruan agar menahan diri, dengan tidak melaksanakan kegiatan suro dan suran agung dengan melibatkan masa dalam jumlah banyak. Ini mengingat saat ini Indonesia masih dalam masa pandemi Covid-19 (virus Corona). Selain itu, Madiun juga menjadi barometer daerah lainnya di Jawa Timur bagian barat. Karenanya, Madiun harus aman dan kondusif.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Muhammad Firman mengatakan, Pihaknya telah lebih dulu melakukan pertemuan dan membuat kesepakatan dengan pimpinan perguruan silat. Kesepakatan itu diantaranya, kegiatan ziarah makam tahun ini ditiadakan, pengesahan warga baru khususnya bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dilaksanakan di cabang dan ranting masing-masing.

Kemudian, tidak munimbulkan pelanggaran hukum, baik terhadap masyarakat maupun perguruan lain. Selanjutnya, apabila ditemukan pelanggaran, maka harus melalui proses sesuai hukum yang berlaku. Kombes Pol Firman menambahkan, aspek keamanan kegiatan suro maupun suran agung harus dipersiapkan secara detail untuk mengantisipasi terjadinya potensi konflik dan pengumpulan masa, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman.

ads bukopin

“Telah dirumuskan kesepakatan bersama antar perguruan pencak silat dalam melaksanakan perayaan suro dan suran agung. Harapannya, perguruan pencak silat mematuhi point-point yang telah disepakat,” kata Kombes Pol Firman, usai mengikuti rapat koordinasi dan fasilitasi Suro dan Suran Agung se-Bakorwil I Madiun, Nganjuk dan Bojonegoro di Hall Sun Hotel Madiun, Kamis 13 Agustus 2020.

Sementara itu Kapolres Madiun Kota, AKBP R Bobby Aria Prakasa mengapresiasi komitmen bersama dari Ketua IPSI, Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Persaudaraan Setia Hati Wninongo – Tunas Muda (PSHW-TM) terkait perayaan 1 Muharram 1442 ditengah pandemi covid-19 (virus Corona). Dijelaskan Kapolres, pihaknya dan perguruan silat telah mempunyai visi dan misi yang sama dalam menyikapi pandemi covid-19 (viris Corona). Sedangkan untuk kegiatan pengamanan suro dan suran agung, pihaknya menerjunkan 1.265 personel.

“Kita mengajak seluruh masyarakat tidak terkecuali, dan seluruh perguruan pencak silat untuk bersama-bersama melawan corona. Caranya disiplin menerapkan protokol kesehatan, selalu memakai masker, menjaga jarak serta menghindari kerumunan,” kata AKBP R bobby.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.