Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Sudah P-21 Kasus Pengerusakan LSM Ganass Segera Disidangkan

1

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Kasus pengerusakan yang dilakukan LSM Ganass (Gerakan Anak Sidoarjo Setia) memasuki babak baru. Berkas perkara yang ditangani Satreskrim Polresta Sidoarjo ini sudah dinyatakan P-21 atau sempurna oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol M Harris, ada empat tersangka dalam berkas perkara yang sudah P-21 tersebut. Mereka adalah Chamim Putra Ghofoer (44),  Amak Djunaedi (45); Dwi Kurniawan alias Menyuk (38), ketiganya warga Sidoarjo dan Samian alias Gondrong (38), warga Mojowarno, Jombang.

Sejak kasus ini ditangani polisi, empat orang tersebut sudah ditahan sejak ditetapkan menjadi tersangka. “Mereka dijerat pasal 170 KUHP tentang pengerusakan yang dilakukan terhadap PT Sekar Group,” ungkap Harris.

Perkara ini menjadi perhatian banyak pihak di Sidoarjo, khususnya Polres setempat. “Kasus ini benar-benar menjadi atensi, jangan sampai terulang di Sidoarjo. Ini sangat meresahkan,” sambungnya.

 

Selain kasus pengerusakan, para tersangka juga diduga melakukan pemerasan. Bahkan, persoalan ini juga sudah banyak dikeluhkan beberapa pihak. Sayangnya, dalam penyidikan dugaan pemerasan itu, polisi belum menemukan bukti yang kuat.

“Kasus dugaan pemerasannya belum bisa diproses lebih lanjut. Sebab, bukti-bukti yang ada belum cukup kuat untuk menaikkan kasus tersebut ke penyidikan,” lanjut Perwira Polisi melati satu yang baru saja melepas masa lajangnya.

Selain kasus pengerusakan tersebut, masih kata Harris, dua dari empat tersangka ini juga terlibat kasus pengeroyokan di cafe X2 di kawasan Taman Pinang Sidoarjo. Yakni tersangka Dwi dan Samian.

Selain empat tersangka itu, sejatinya masih ada empat pelaku lain yang terlibat pengerusakan di Sekar Group. Tapi mereka kabur dan belum ditemukan. “Empat orang tersebut sudah ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang),” imbuhnya.

Empat orang tersebut masing-masing berinisial K, S, M, dan O. Peran keempatnya ini dibilang cukup vital dalam perusakan yang dilakukan LSM tersebut saat berdemo di PT Sekar Group.

Kesulitan polisi mencari keberadaan empat orang itu, kata Harris, lantaran LSM Ganass sudah tidak aktif. Bahkan, orang-orang yang sempat ikut dalam demo tersebut juga diduga kuat massa bayaran. (rizal)

 

Comments are closed.

%d bloggers like this: