Cakrawala News
Portal Berita Online

Subhanallah, 10 Tahun Menabung Tukang Gethuk Naik Haji

6

MADINAH, CAKRAWALA.CO – Meski hanya berprofesi sebagai pedagang gethuk yang penghasilannya tak seberapa, namun bukan berarti tidak bisa naik haji. Itulah gambaran Sujinah (60) seorang pedagang gethuk asal Nganjuk Jatim, yang menjadi jamaah haji dalam gelombang pertama ke Madinah.

Saat ditemui Abdul Basyir reporter situs haji.kemenag.go.id Selasa (1/8), Sujinah sedang menjalankan shalat Arbain di Masjid Nabawi.

Sujinah mengisahkan, ia mendaftar haji tahun 2010 dari hasil menabung selama 10 tahun berjualan gethuk. Setiap hari menurut Sujinah, uang hasil jualannya ditabung. Kadang ia setor ke bank dua pekan sekali sebesar 200 ribu rupiah. “Setorannya tak menentu, tergantung hasil jualan dapat berapa,” katanya.

ads bukopin

Sehari-hari Sujinah berjualan gethuk, tiwul, dan makanan olahan tradisional lain berbahan dasar singkong. Ia berjualan di pasar tradisional Primbon, Nganjuk. Uang hasil jualannya itulah sebagian ditabung, sisanya untuk makan. Sujinah mengaku harus bekerja seorang diri karena suaminya sudah meninggal 15 tahun lalu.

Sujinah, merupakan satu dari sekian banyak kisah inspratif dari seorang pedagang kecil, yang memiliki cita-cita mulia yakni menjalankan rukun Islam ke-5. Tentu saja, semua itu terjadi atas kehendak Yang Maha Kuasa.***(KW)

Comments are closed.