Cakrawala News
Portal Berita Online

Strategi Universitas Pertahanan Mewujudkan Generasi Emas 2045

0 43

JAKARTA, Cakrawala.co – Rektor Universitas Pertahanan (Unhan), Laksamana Madya (Laksdya) TNI Dr. A. Octavian, S.T., M.Sc., DESD, CIQnR menyiapkan strategi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang terbaik menghadapi tantangan ke depan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Strategi tersebut disampaikan Octavian dalam Webinar Series kedua, Ikatan Alumni Unhan berkolaborasi dengan Indonesia Peace and Conflict Resolution Association (IPCRA) yang bertajuk, “Totalitas Mewujudkan Cita-Cita Indonesia Maju”, di Jakarta, Rabu (12/08/2020).

Dikatakan Octavian dalam paparan materinya, sebagaimana telah diprediksi oleh Price Water Cooper House pada tahun 2050 Indonesia itu akan menjadi negara keempat terbesar di dunia, perekonomiannya setelah Cina, Amerika Serikat dan India.

“Sesuai dengan Visi, Misi Presiden Republik Indonesia maka daya saing bangsa akan ditingkatkan baik keunggulan komparatif maupun keunggulan kompetitif. Di dalam meningkatkan daya saing bangsa dan juga meningkatkan keunggulan komparatifannya dan kompetitif disini maka tidak lain sesuai dengan pengalaman dari banyak negara maka pendidikan dimana-mana diseluruh dunia itu memegang kunci paling penting untuk pengembangan SDM.” tegas Alumni Akademi TNI AL XXXIII, 1984-1988 ini.

ads bukopin

Pendidikan di Indonesia sudah dirancang sedemikian rupa untuk bisa juga menyiapkan generasi emas di Tahun 2045 untuk mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi bangsa yang berdaulat, maju, adil dan makmur.

Dalam perspektif akademis, Octavian menggunakan  Teori Kesejahteraan Masyarakat. Bagaimana kita menetapkan, mulai dari standar hidup kita. kemudian hidup yang lebih baik, kemudian kesejahteraan atau bagaimana kita bisa mendapatkan berbagai sisi positip dalam hidup kita, dan terakhir adalah kualitas hidup kita.

Sementara, Teori Pemberdayaan SDM digunakan untuk mengetahui apa tujuan-tujuan untuk mensejahterakan masyarakat maka harus kita ketahui bagaimana cara kita untuk memberdayakan masyarakat.

Sedangkan, Teori Pendidikan Tinggi digunakan untuk perkembangan potensi peserta didik ini. Unhan harus bisa memahami tujuan-tujuan untuk menjadikan manusia yang unggul yaitu yang pertama adalah berketuhanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, memiliki ilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Strategi Pendidikan Unhan dalam menyongsong Era Indonesia Emas ada 5 (lima) yang pertama adalah meningkatkan kualitas dosen, standarisasi dosen  yang  memiliki kompetensi sebagai peneliti  baik peneliti kuantitatif maupun peneliti kualitatif. Kedua, memperkokoh karakter Patriotisme dan Nasionalisme Mahasiswa. Ketiga, memanfaatkan Proses Belajar Mengajar Tatap Muka (Offline) dan Daring(Online) yang dirancang bersama strategi keempat, dengan meningkatkan fasilitas Pendidikan: dari Smart Campus menuju Intelligence Campus. Kelima, konsep yang pertama dikembangkan di Unhan, adalah strategi kurikulum berbasis kompetensi alumni.

Selain itu, Unhan juga memiliki Strategi Penelitian. Saat ini para dosen-dosen Unhan akan meningkatkan kompetensinya agar mendapat sertifikasi peneliti internasional. Selanjutnya strategi Unhan adalah menyusun roadmap penelitian ilmu pertahanan. Apa ilmu pertahanan di Indonesia yang akan dikembangkan, apakah defense studies, apakah defense technology atau dua-duanya.

Namun, strategi yang berikutnya pada kepentingan yang lebih tinggi adalah pemanfaatan super computer, big data, dan artificial intelligence. “Saya sendiri sudah merencanakan bahwa akan ada laboratorium simulasi pertahanan”, ungkap  Lulusan S3 Universitas Indonesia, 2010-2012 ini. Strategi terakhir Unhan adalah mengoptimalkan penelitian bersama.

“Kalau sesuai perkiraan Price Water Cooper House, kita akan menjadi negara keempat tapi apabila sekarang bonus demografi itu betul-betul maksimal, kita siap dan tidak menutup kemungkinan justru akan menjadi bangsa yang nomor satu di planet Bumi ini”, harap Lulusan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) PPRA 54, 2016. (sdk)

Leave A Reply

Your email address will not be published.