Cakrawala News
Portal Berita Online

Staf Kepresidenan Dan Bupati Nelson Bicara Revolusi Industri 4.0 di UNG

116

GORONTALO CAKRAWALA.CO,- Saat kegiatan dialog publik 4 tahun pemerintahan Jokowi –  JK, di depan ratusan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Kantor Staf Presiden bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika membicarakan revolusi industri 4.0

Dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Negeri Gorontalo itu, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kemkominfo RI Septriana Tangkary menjelaskan saat ini Indonesia sudah menapaki era Revolusi Industri 4.0. Ini ditandai dengan serba digitalisasi dan otomasi aspek kehidupan masyarakat.

“ Namun, belum semua elemen masyarakat menyadari konsekuensi logis atau dampak dari perubahan-perubahan yang ditimbulkannya,” Ujar Tangkary

Sementara itu Deputi II Kepala Staf Kepresidenan RI Yanuar Nugroho menambahkan bahwa hari ini semua orang membicarakan Revolusi Industri 4.0.

“ Sebetulnya hal ini merupakan peluang atau tantangan?” tanya Yanuar Nugroho

Arah pembangunan di tahun kelima ini difokuskan pada pembangunan manusia guna mempersiapkan Indonesia mengahadapi tantangan dan peluang masa depan. Deputi II Kepala Staf Kepresidenan menjelaskan komitmen pemerintah dalam pembangunan manusia, dengan menganggarkan tidak kurang dari Rp 375 Triliun pada tahun 2018. Ini peningkatan sebesar 26% dan merupakan anggaran tertinggi sejak 4 tahun terakhir. Sebesar 17% dialokasikan untuk Kesehatan, 40% untuk Pendidikan, dan 43% untuk Perlindungan Sosial.

“ Pemerintah meningkatkan jumlah penerima beasiswa dari 196 ribu menjadi 368 ribu di tahun 2018 dan pemberian tunjangan profesi kepada 210 ribu guru non-PNS untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru,” jelas Yanuar dan menambahkan bahwa di tahun 2016, Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) baru dilakukan di 500 sekolah, tahun 2018 sudah di 188 ribu sekolah.

Menurut Yanuar Tahun 2045 penuh tantangan baru lalu pemanfaatan peluang dan antisipasi menuntut sikap kritis serta dialog dan ko-kreasi pemerintah dan publik multak terjadi dan tidak ada ceritanya pemerintah kerja sendirian. Pemerintah perlu bekerja sama dengan berbagai pihak.

Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih menambahkan pihaknya telah membentuk program start-up.

“ Kami adakan kompetisi dan di tahun 2020 kita bekerja sama dengan Pemerintah Swiss untuk mengembangkan start-up tersebut,” paparnya.

Dalam kegiatan tersebut tidak ketinggalan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo hadir sebagai penanggap dan berpesan kepada para mahasiswa yang hadir bahwa di era digital ini, generasi muda harus kreatif, inovatif, dan berkarakter.

“Hal yang harus adik-adik lakukan adalah belajar, belajar, belajar,” jelas Bupati.****

 

Comments are closed.