Cakrawala News
Portal Berita Online

Sosialisasi Cukai, Disperindag Kota Blitar Berharap Narasumber Berikan Penyegaran

0 261

BLITAR CAKRAWALA.CO – Setelah sebelumnya sempat tertunda, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar akan menggelar sosialisasi UU Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Cukai kepada para pedagang rokok eceran/PKL pada awal Desember ini, seperti dijelaskan Sekretaris Disperindag Kota Blitar melalui Kasubag Umum Penataan Barang dan Aset, Mohammad Safa’at, Selasa (23/11/2021).

Dinas yang menaungi para pedagang tersebut berharap, alokasi DBHCHT Tahun 2021 sebesar 200 juta tersebut dapat memberikan penyegaran kepada para pedagang tentang aturan cukai dan larangan mengedarkan rokok polos (ilegal).

Sesuai rencana, dana tersebut akan digunakan untuk kegiatan sosialisasi dan pemberian sembako kepada pedagang rokok eceran di Kota Blitar yang akan dilaksanakan di 3 tempat berbeda selama 3 hari yaitu mulai tanggal 1 sampai 3 Desember di 3 lokasi.

“Ada 3 titik di Kota Blitar yaitu di Kecamatan Kepanjen Kidul ditempatkan di Pasar Pon, Kecamatan Sananwetan di Pasar Kuliner dan Kecamatan Sukorejo di halaman Pasar Legi,” katanya.

Pada sosialisasi itu, Disperindag Kota Blitar akan mengundang 120 pedagang di tiap lokasi kegiatan dengan menghadirkan 2 narasumber yakni dari Bea Cukai Blitar dan Satpol PP.

“Diharapkan nantinya narasumber dapat memberikan penyegaran dan informasi tentang cukai kepada kawan-kawan pelaku usaha dengan tujuan akhir dapat meminimalisir peredaran rokok ilegal,” sambungnya.

Lebih lanjut Safa’at menambahkan, ada sekitar 360 pedagang yang akan mengikuti sosialisasi tersebut dan sekaligus menerima bantuan paket sembako.

“Jadi, selain supaya para pedagang ini memahami aturan tentang cukai dan larangan menjual rokok ilegal, paket sembako yang kami berikan dapat sedikit membantu meringankan beban ekonomi mereka,” ujarnya.

“Sebenarnya kegiatan itu rencananya minggu ini, namun karena banyak agenda akhirnya kita undur pekan depan karena di Pol PP juga ada kegiatan yang sama. Jadi kita cari sela-selanya,” pungkasnya. (Adv/ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.