Cakrawala News
Portal Berita Online

Soal Tambang Ilegal Bolaang Mongondow, DPD RI Temui Para Penambang

29

BOLAANG MONGONDOW CAKRAWALA.CO ,- Kunjungan Kerja Ketua Komite 1 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Benny Rhamdani (BRANI) bersama keempat senator DPD RI lainnya masing-masing Wakil Ketua Komite 1 DPD-RI Fahcrul Razi Senator asal Aceh, Guston Senator asal Jawa Timur, dan Mohammad Idris Senator asal Kalimantan Timur (Kaltim) juga mendampingi Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Utara bersama stafnya.

Kunjungan dipusatkan di Desa Tanoyan pada (Kamis 7/2/2019) dua hari lalu langsung disambut ratusan masyarakat penambang tradisional yang ada di Desa Tanoyan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam Kunjugan tersebut Benny Rhamdani menyampaikan bahwa kedatangan mereka tak lain hanya untuk menindak lanjuti persoalan pertambangan tradisional yang ada di wilayah kecamatan lolayan kabupaten bolaang mongondow yang selama ini bellum memiliki ijin resmi, padahal lokasi Pertambangan Emas ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu,bahkan masyarakat yang ada di lingar tambang ini telah banyak menggantungkan hidup mereka dari hasil penambang tradisional.

ads bukopin

Benny Rhamdani juga berharap jika pemerintah baik Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,Hingga Pemerintah Pusat dapat membantu masyarakat untuk mencarikan solusi sesuai dengan undang-undang yang ada dimana bisa mempermudah pengurusan ijin agar lokasi Pertambangan Emas yang ada diwilayah Bolaang Mongondow Raya terlebih kususnya di Kecamatan Lolayan ini bisa menjadi Wilayah Pertambangan Rakyat dengan memiliki ijin resmi dari Pemerintah, sehingga para penambang emas tradisional yang ada, tidak bisa dikatakan sebagai pemambang liar.” Ujar Benny Rhamdani.

Bahkan menurut Benny,bahwa dalam undang undang Mineral dan Batu Bara (Minerba) ada tiga jenis ijin yang bisa dijadikan solusi diantaranya, Ijin Usaha Pertambangan (IUP). Ijin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dan Ijin Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Untuk itu Ketua Komite I DPD RI ini mengajak masyarakat penambang Tradisonal yang ada di Bolaang Mongondow Raya (BMR) untuk menggunakan akses ini, agar seluruh masyarakat dapat menikmati hasil kandungan emas yang ada di perut Bumi Tanoyan dan wilayah Bolaang Mongondow Raya pada umumnya.

“Silakan para penambang emas tradisional menjalankan prosedur sesuai dengan undang-undang yang ada untuk mengusulkan lokasi Pertambangan Rakyat tradisional yang ada ini, untuk dijadikan sebagai wilayah pertambangan rakyat. “ Ungkap Benny Rhamdani.

Tidak hanya itu pihak Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Utara Bach A Tinungki menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah membuka ruang bagi para warga penambang tradisional yang ada di Tanoyan bersatu dan sekitaranya untuk secepatnya mengajukan permohonan ijin melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow , dan kemudian nantinya Pemerintah Dearh akan Mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan akan dilanjutkan ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementrian Pertambangan ..

” Saya mengajak agar masyarakat yang ada untuk mengajukan permohonan ijin ke Pemerintah Daerah Kabupaten dan kemudian Pemerintah Kabupaten akan menindak lanjuti pengusulan tersebut ke Pemerintah Provinsi hingga seterusnya Pemerintah Provinsi kemudian mengesulkan ke Pemerintah Pusat yang ada di Djakarta, Ujar Tinungki…

Sementara Lokasi Pertambangan Emas yang ada di pegunungan Desa Bakan dan Desa Tanoyan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang mongondow ini, sudah ada sejak lama. bahkan dilokasi ini selain masyarakat lingkar tambang yang melakukan aktifitas Ada juga masyarakat dari luar Desa hingga luar daerah lain yang ikut mengambil material emas dilokasi ini meski mereka sadari bahwa lokasi tersebut belum mengantongi ijin resmi.

Tak hanya itu tidak tanggung-tanggung ada juga para pengusaha yang dianggap memiliki uang juga ikut melakukan pengolahan emas secara ilegal diwilayah ini, bahkan secara diam-diam para pengusaha tersebut ternyata sudah menggunakan sejumlah alat berat , sehingga wajar hampir sebagian besar pegunungan yang ada di wilayah Kecamatan Lolayan kini Rusak total, lebih parah lagi sebelumnnya di lokasi Pertambangan emas yang ada di kecamatan Lolayan tercatat banyak para penambang yang tewas akibat tertibum longsor pada saat mereka mengambil material emas dilokasi tersebut.***(Raka Rafa )

Comments are closed.