Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

SMK Bunda Satria Wangon Terima 558 Siswa Baru

Bengkel SMK Bunda Satria Wangon, sesuai standar bengkel resmi, menjadi salah satu sarana kegiatan belajar siswa bidang otomotif. (Foto : Agus Munandar/cakrawala.co)
0 188

BANYUMAS. JAWATENGAH. CAKRAWALA.CO – Melalui sosialisasi di website, media sosial serta hasil prestasi siswa dan penyerapan lulusan di dunia kerja, SMK Bunda Satria Wangon Kabupaten Banyumas berhasil menerima 558 siswa baru dalam tahun pelajaran 2020/2021. Empat program studi yaitu Teknik Audio Video, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor dan Teknik Ototronik sudah terpenuhi dengan jumlah 15 kelas.

Kepala SMK Bunda Satria Wangon, Ajrun Mukrohan menjelaskan, dalam pandemi Covid-19 pihak sekolah lebih menerapkan sosialisasi lewat media sosial kepada masyarakat. Selain itu, bukti nyata penyerapan lulusan di dunia kerja menjadi satu magnet masyarakat masih memberikan kepercayaan untuk menyekolahkan putra dan putrinya di SMK Bunda Satria.

“Semua hasil prestasi anak, hasil penyerapan lulusan dalam dunia kerja baik usaha dan industri, kami sampaikan lewat website dan media sosial. Hal itu menjadikan SMK Bunda Satria menjadi pilihan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya. Fasilitas bengkel kami sudah lengkap dengan standar bengkel resmi, kerjasama dengan perusahaan otomotif dan elektronik ternama sudah berjalan dan BKK Bunda Satria rutin mengirimkan lulusan yang hampir 100 persen langsung bekerja,” jelasnya, Senin (13/7).

Terkait dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru, Ajrun menjelaskan, sesuai dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan, sekolah tidak diperbolehkan melaksanakan kegiatan tersebut dengan tatap muka. Sehingga, pihak sekolah akan melaksanakan MPLS melalui virtual dengan materi yang akan disampaikan oleh guru.

“Siswa baru akan mengenal lingkungan sekolah melalui virtual. Nantinya juga dapat diakses di media sosial. Kami juga ikut mensosialisasikan perang melawan Covid-19, seperti seruan untuk tetap pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan dengan sabun sesering mungkin, baik kepada guru dan karyawan, siswa dan masyarakat. Kami berharap, walaupun kegiatan pembelajaran lewat daring, siswa dapat memanfaatkan dengan baik belajar walaupun jarak jauh,” harapnya. (Agus Munandar/cakrawala.co)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: