Cakrawala News
Portal Berita Online

Siswa SMP Muhammadiyah 12 Gresik Belajar Daring Bareng Wakil Bupati

0 84

GRESIK, CAKRAWALA.CO – Wakil Bupati Gresik, Jawa Timur, Mohammad Qosim memotivasi para siswa dan guru di SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik, melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting, Kamis (16/4/2020) dengan tema “Bumi, apa kabarmu?”.

Pada konferensi daring tersebut, Qosim memberikan motivasi dan informasi terkait pandemi virus corona atau Covid-19. Wabup Qosim menyampaikan beberapa hal terkait dengan pandemi covid-19 atau virus corona. Ia berpesan agar semua pihak dapat memahami situasi seperti saat ini. Ia meminta kepada semua pihak, khususnya juga para orang tua murid untuk membantu memutus rantai penyebaran Covid-19.

.”Kami minta kepada para orang tua agar selalu mendampingi anak-anaknya ketika proses pemberian materi dilakukan. Hal ini dimaksudkan agar pembelajaran yang dilakukan lebih terarah dan anak juga lebih fokus dalam menerima materi pembelajaran,” kata Wabup.

Ada 56 siswa kelas VII, VIII dan IX yang didampingi orang tuanya serta sejumlah ASN dari Dinas Pendidikan Gresik yang berpartisipasi dalam video konferensi tersebut.

Bahkan salah seorang wali murid ada yang bertanya mengenai langkah Pemerintah Daerah dalam menghadapi dua musibah sekaligus, yakni banjir dan Covid-19. Wabup menjawab, pihaknya melakukan upaya preventif dan penanganan dampak keduanya.

“Saat ini banjir telah surut. Kita berupaya menangai dampaknya melalui penyaluran bantuan kepada korban banjir serta orang-orang hang terdampak Covid-19 seperti tukang ojek, sopir dan buruh pabrik yang di PHK. Itu semua sudah ada SOP-nya,” jelasnya.

Sementara, Kepala Sekolah Spemdalas, Hari Widianto yang didampingi Anis Shofatun (Waka bidang kurikulum) mengaku bangga dan senang serta berterima kasih kepada Wakil Bupati Gresik yang bersedia memberikan memotivasi untuk selalu semangat dalam melanjutkankan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring.

Menurut Hari, selama hampir 4 pekan menerapkan KBM secara daring, pihaknya memberikan materi pelajaran bervariasi agar siswa tidak bosan menjalaninya, termasuk mengajak mereka mengikuti perkembangan Covid-19 di luar negeri.

“Kita mengajak mereka mengikuti perkembangan Covid-19 seperti di Spanyol, Kanada dan Jepang dengam nara sumber guest teacher (guru tamu, red) asal Spanyol. Kebetulan beliau sudah pernah berkunjung ke sini. Kita menghubungi kembali melalui video konferensi,” ungkapnya.

Ditambahkan Hari, dalam menerapkan KBM berbasis daring, pihaknya tidak menemui kesulitan berarti karena sudah terbiasa melakukan pembelajaran jarak jauh melalui program education cyber, seperti materi life skill, house keeping, entrepreneurship, hafalan Al-Quran dan lain-lain.

“Setiap hari, kita hanya memberikan 2 mata pelajaran. Yang penting, siswa menjalaninya dengan senang tanpa beban,” pungkasnya. (Zen)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: