Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Sidang Sengketa Pilwali Makassar, Polrestabes Makassar Tenangkan Massa Dengan Raisa

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Sidang sengketa dugaan pelanggaran Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar diwarnai kericuhan di luar Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar, Rabu (21/3/2018).

Sekelompok mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Pemerhati Demokrasi (AMPD) Sulsel dipimpin Ahmad Ando yang hendak menggelar orasi di depan kantor PTUN langsung dihentikan oleh aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar yang sudah berjaga-jaga di luar gedung pengadilan setempat dengan menggunakan kendaraan pengurai massa (RAISA).

AKBP Hotman Sirait saat berbicara menggunakan Pelontar suara yang ada di kendaraan RAISA milik Polretabes Makassar

Mahasiswa ini melakukan orasi di atas mobil bak terbuka dilengkapi pengeras suara sehingga dianggap membuat bising dan menggangu jalannya sidang di dalam gedung PTUN.

“Orasi para Mahasiswa tersebut dianggap mengganggu jalannya sidang yang sedang berlangsung jadi kami bubarkan paksa,” ungkap AKBP Hotman Sirait.

Para demonstran pun dipaksa mundur oleh Wakapolrestabes Makassar sejauh 50 meter persis di samping kantor Direktorat Polisi Lalulintas Polda Sulsel dan di Kantor Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi selatan sembari mereka terus melakukan orasi.

Awalnya peserta aksi akan menyampaikan orasi di atas mobil bak terbuka dengan penyampaian dengan meminta PTUN Makassar dalam menangani proses sengketa Pilkada agar bersikap profesional dan objektif dalam pengambilan keputusan pada proses persidangan.

Sengketa gugatan Pilkada Makassar diajukan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Munafri Arifuddin- Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) nomor urut satu terkait dugaan pelanggaran pasangan nomor urut dua Moh Ramdhan Pomanto -Indira Mulyasari (DIAmi).

Dugaan pelanggaran tersebut tentang adminstrasi pasal 71 ayat 3 Undang-undang nomor 10 tahun 2015 jo pasal 89 ayat 2 tentang PKPU nomor 15 tahun 2017 atau dugaan pelanggaran kewenangan jabatan petahana WaliKota Makasar Moh Ramdhan Pomanto.(Anto)

Facebook Comments
%d bloggers like this: