Cakrawala News
Portal Berita Online

Sidang Pembunuhan Mahasiswi Asal Maluku di PN Sidoarjo, Keluarga Korban Pertanyakan Dakwaan Jaksa

0 184

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Masih ingatkan dengan peristiwa tragis, dimana seorang mahasiswi Akper asal Maluku tewas dibunuh temannya sendiri dan dibuang tanpa busana di kawasan pergudangan safe lock, Desa Rangkah Kidul, akhir Desember 2019 silam.

Ya…kali ini digelar persidangannya di Pengadilan Negeri Sidoarjo, dipimpin majelis Hakim, Lie Sony, Rabu 17 juni 2020. Terdakwa atas nama Marna Julia Emanratu mahasiswi 22 tahun yang juga adalah rekan korban sendiri, digelar sidangnya melalui teleconference dengan agenda pemeriksaan saksi saksi.

Terdakwa yang didakwa jaksa dengan pasal 338 pembunuhan dan juga pasal 351 penganiayaan ini, disoal pihak keluarga korban. Keluarga korban pertanyakan tak adanya unsur pasal pembunuhan berencana yang dijeratkan pada terdakwa.

Korban yang mayatnya dibuang dan dilucuti pakaiannya oleh terdakwa atas nama Marna Julia Emanratu untuk menghilangkan barang bukti ini. Pada sidang kali di masa pandemi covid-19, persidangannya digelar melalui teleconference, dimana terdakwa tak dihadirkan di persidangan.

Didakwa dengan telah sengaja merampas nyawa orang lain dalam hal ini korban yang adalah temannya sendiri Lina Indiani Losepta. Dari apa yang diuraikan jaksa di surat dakwaan, terdakwa harus mempertanggung jawabkan perbuatannya karena telah mencekik korban hingga tewas karena emosi setelah dituduh pembohong, penipu dan pencuri.

Chaken Kudubun, dari perwakilan kerabat korban

Akibat aksinya tersebut, terdakwa kemudian dijerat dengan pasal berlapis, yakni dakwaan primair pasal 338 dan juga dakwaan subsidair pasal 351 ayat 3 kuhp. Namun tanggapi atas dakwaan jaksa, pihak keluarga korban pertanyakan tak adanya unsur pembunuhan berencana yang didakwakan pada terdakwa.

Chaken Kudubun, dari perwakilan kerabat korban menjelaskan mulai awal sidang dari BAP Kepolisian sampai penuntutan ke Kejaksaan ada pasal yang hilang. “pasal yang hilang adalah pasal 340 tentang pembunuhan berencana. Dalam persidangan hanya pembunuhan biasa, kemudian ada barangbukti tidak dimunculkan dalam persidangan, mobil, kalung, anting-anting. Kita meminta pihak PN Sidoarjo memberikan putusan yang seadil-adilnya,” ujar Chaken Kudubun yang tampak setia mengikuti proses persidangan sejak awal.

Sementara itu JPU Marsandi, mengakui di berkas awal ada pasal 340 dan 338, namun setelah diteli dari alat-alat bukti unsur 340 belum terpenuhi. “akhirnya kita kasik petunjuk kepada pihak Kepolisian untuk menyediakan alat buktinya, kita tidak bisa mendakwakan seseorang perbuatanya tidak sesuai fakta berkas perkara. Dan faktanya si Marni melakukan pembunuhan terhadap Lina korban pada saat merasa tersingung pembohong, pencuri. Tinggal pasal 338 sama 351 ayat 3,” ujar Marsandi

Sementara itu terkait barang bukti yang ada kita tidak menghilangkan barang bukti yang ada. Saksi Ridho mengaku mobil bukan miliknya dia dan tidak tau pemiliknya siapa.

Dari kronologi kejadian sendiri, kasus pembunuhan terhadap mahasiswi akper ini terjadi sekira tanggal 28 Desember 2019 silam. Dimana  sebelum kejadian, terdakwa Marna Julia Eman Ratu, mengajak korban yang adalah temannya sendiri Lina Indiani Losepta dengan menyewa mobil untuk diajak keluar.

Setelah jalan jalan dan berhenti di pazkul kahuripan, dimana terdakwa bilang ke korban bahwa laptop yang dipinjamnya telah digadaikan, dan berjanji akan diambil dan dikembalikan. Korban kemudian berkata bahwa terdakwa pembohong penipu pencuri. Emosi atas perkataan korban, pelaku kemudian mencekik korban hingga tewas dan berhenti bernapas. Pasca kejadian terdakwa kemudian membawa korban di kawasan lahan kosong safe lock dan melepaskan seluurh pakaian korban untuk kemudian ditinggalkan di semak semak dan ditutupi ilalang.

Rencananya kasus pembunuhan mahasiswi akper ini akan kembali dilanjutkan sidangnya selasa mendatang dengan agenda pembacaan surat tuntutan dari jaksa. (Win)

 

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1
+1
0
+1
6

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: