Cakrawala News
Portal Berita Online

Sidang Kepemilikan 4 Kg Sabu Hadirkan 4 Orang Saksi di PN Madiun

MADIUN, CAKRAWALA.CO-Sidang kasus kepemilikan 4 Kg narkotika jenis sabu, dengan terdakawa Siti Antasari (38) warga Palangkaraya dan Natasha Harsono (23) warga Surabaya kembali digelar di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun selasa 3 September 2019.

Agenda sidang kali ini menghadirkan 4 saksi, yakni dua orang dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur,  Edmon Gani salah satu warga binaan lapas Madiun dan seorang yang alamatnya menjadi tujuan paket sabu milik terdakwa Siti Antasari.

Tri Satrio Jaksa Penuntut Umum mengatakan, alasan Edmon dipanggil dalam sidang kali ini, berdasar keterangan terdakwa Siti Antasari, Edmon Gani disebut terdakwa merupakan pemberi perintah dalam mengendalikan narkoba.

“Terdakwa Siti mengaku semua yang dia lakukan dalam pengendalian Sabu ini adalah atas perintah Edmon, namun Edmon mengatakan ia tidak mengenali terdakwa Siti Antasari maupun Natasha Harsono” terang Satrio

Sementara itu Sigit Haryo Wibowo kuasa hukum terdakwa mengatakan, ada kejanggalan dalam keterangan yang disampaikan Edmon. Yaķni tentang kemudahan Edmon berkomunikasi dengan pihak luar disangkal padahal Sigit mengaku apa yang dilakukan klien nya adalah atas perintah Edmon.

“Komunikasi beberapa kali terjalin antara terdakwa dengan sodara Edmon, dan saat itu ia masih berada di lapas Madiun.” Kata Sigit.

Seperti diketahui pada Jumat dinihari 3 Mei 2019 Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) jawa timur menggagalkan penyelundupan 4 kilogram sabu di Madiun, dengan tersangka Siti Antasari dan Natasha Harsono. Sabu yang berasal dari Cina tersebut akan diedarkan ke sejumlah kota di Jawa Timur melalui seorang bandar yang diduga berada di Lapas Madiun.

Sidang selanjutnya bakal digelar minggu depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari pihak terdakwa. Keduanya bakal dikenai UU 35/2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati. (ayu/win)

%d bloggers like this: