Cakrawala News
Portal Berita Online

Setia Kepada Ketum AHY Kader Demokrat Solo Raya Turun ke Jalan Lawan KLB Ilegal

0 313

 

Solo Cakrawala,Co,-Nyatakan setia kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan menolak Moeldoko sebagai ketua umum (ketum) versi gelaran yang diklaim kongres luar biasa (KLB) di Sumatera Utara.Massa kader DPC Partai Demokrat se-Solo Raya.Rabu ( 10/03/2021) siang turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa.

 

 

Dengan membentangkan sejumlah poster dan spanduk dukungan untuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)bertuliskan ‘Setia Kepada Ketum PD AHY’, ‘Tolak KLB Ilegal atau Abal-abal’ Serta meneriakan yel-yel. “Tolak, tolak, tolak Moeldoko, tolak Moeldoko sekarang juga,” ,Ratusan Kader DPC Partai Demokrat se-Solo Raya berjalan longmarch,di sepanang Jalan Adi Sutjipto Solo.Tidak hanya meneriakan yel-yel. “Tolak, tolak,massa juga meneriakkan “Ganyang Moeldoko,”Aksi tersebut menarik erhatian para pengguna jalan yang melintas,hingga arus lalu lintas sedikit tersendat.

 

Dalam kesempatanya,Ketua DPC Demokrat Solo, Supriyanto,yang juga koordinator aksi,  mengatakan kegiatan hari ini sebagai bentuk mempertahankan kedaulatan partai dari ancaman kelompok Partai Demokrat versi KLB.”Kami pertahankan kedaulatan demokrat di daerah masing-masing. Apapun yang terjadi kami lawan. Kami sah berdasarkan kongres kelima,” kata Supri di sela-sela aksi. Menurut Supri, gerakan kelompok Moeldoko sudah mulai bergerak ke tingkat DPC. Namun dia mengatakan wilayah Solo Raya masih aman dari ancaman tersebut.

 

“Pastilah ada gerakan DPC tandingan, tapi Solo Raya belum terlihat, di beberapa daerah ada. Kami terus merapatkan barisan sampai ke PAC supaya tidak diadu domba. Karena gerakan sudah berembrio ke bawah,” katanya.

Supri juga menyebut sudah banyak tawaran yang diterima DPC Partai Demokrat se-Solo Raya untuk bergabung ke kubu Moeldoko. Dia menyebut tawaran salah satunya datang dari mantan Ketua DPC Blora dan Banyumas.”Tawaran ada yang dari orang yang sama, ada yang dari orang berbeda. Kemarin ada tawaran intens, sebulan itu ditawari untuk bergabung, dari kawan kami sendiri, mantan Ketua DPC Blora, bahkan pakai orang lain, eks Ketua DPC Banyumas,” katanya.

 

Supri menambahkan,”aksi ini terpaksa dilakukan karena Pemerintah tidak mendengarkan aspirasi kami,aksi ini juga bentuk menyelamatkan demokrasi,”tambahnya.Pihaknya berharap agar Pemerintah tidak mengesahkan KLB abal abal tersebut.”pungkasnya.

 

Sebelum aksi turun ke jalan dimulai para kader DPC Partai Demokrat se-Solo Raya menyatakan  pernyataan sikap oleh enam Ketua DPC Demokrat dari Solo, Karanganyar, Boyolali, Sragen, Klaten dan Wonogiri.menyatakan setia kepada AHY Dan menolak kongres luar biasa (KLB) di Sumatera Utara.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.