Cakrawala News
Portal Berita Online

Seniman Patung Yusman Garap Patung Sultan Agung di Titik Nol Imogiri

BANTUL JOGJAKARTA CAKRAWALA.CO – Seniman patung Yusman kini sedang menggarap patung Raja Mataram Sultan Agung yang sedang memimpin perang diikuti beberapa pengawalnya dan dipasang di titik nol Imogiri. Kini, Patung Sultan Agung sedang berkuda bersama empat pengawalnya berdiri gagah di simpang tiga Imogiri, Bantul.

Pembuatan patung Sultan Agung ini merupakan proyek dari Pemerintah Kabupaten Bantul berkolaborasi dengan Seniman Patung, Yusman.

” Ini adalah patung Sultan Agung yang digambarkan sedang mengomando pasukannya melawan Belanda,” terang Yusman, saat ditemui ketika sedang meninjau dilokasi patung, Sabtu, (30/11/2019).

Yusman menambahkan, Sultan Agung merupakan Raja besar. Kepemimpinannya termasyhur diakui dunia.

Melalui karya patung tersebut, Yusman ingin menceritakan perjuangan dan kehebatan Raja Mataram Islam yang memerintah tahun 1613-1645 itu.

” Sultan Agung sebagai raja besar dan Pahlawan Nasional, perjuangan dan jasanya patut dikenang sekaligus dikenalkan kepada masyarakat. Sejarah itu harus berkesinambungan, dikenalkan sampai kepada anak cucu,” ujarnya.

Sebagai Seniman yang selama ini membuat patung – patung pahlawan, Yusman mengaku tidak mau sejarah bangsa Indonesia terputus.

Oleh karena itu, sejarah harus tetap diperjuangkan. Dilestarikan dengan berbagai cara, termasuk dengan patung, agar anak anak muda Indonesia bisa mengenal para pahlawan bangsanya.

“Kalau tidak begitu, . Bagiamana anak – anak muda tahu para pahlawan kita,” ujar yusman.

Yusman menjelaskan, patung Sultan Agung tersebut berbahan fiberglass.Proses pembuatannya dilakukan secara mendadak.

Ia menerangkan, agar proses pengerjaannya bagus, satu patung seharusnya dikerjakan selama enam bulan. Namun untuk patung Sultan Agung itu, proses pengerjaannya hanya diberi waktu selama tiga bulan saja.

“Dengan waktu yang singkat tersebut kita punya kendala tentang detailnya. Tapi karena kita sudah tahu. Maka kita ambil momen penting, Sultan Agung sebagai Pahlawan,” kata dia.

Patung Sultan Agung yang dipasang di simpang tiga Imogiri itu digambarkan sedang berkuda.

“Patung Sultan Agung tersebut akan menjadi landscape pintu masuk menuju Imogiri sekaligus menjadi icon Imogiri,” pungkasnya. ( Okta/ Santosa)

%d bloggers like this: