Cakrawala News
Portal Berita Online

Selama Pandemi Covid-19, Gubernur Kalteng Hapuskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor

0 495

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO- Ditengah situasi sulit menghadapi Covid-19 dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Gubernur Kalteng Sugianto Sabran memberlakukan kebijakan yang meringankan bagi warganya.Melalui program menghilngkan beban biaya pajak kendaraan bermotor.Gubernur Sugianto Sabran, mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk menghapus denda pajak kendaraan bermotor untuk masyarakat yang pelaksanaannya dimulai dari tanggal 01 Agustus 2020 sampai pada 1 Oktober 2020 mendatang.Atas kebijakan Gubernur tersebut melalui Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalteng melakukan jemput bola sosialisasi kebijakan Gubernur gratis membayar denda pajak sampai ke pelosok desa di Kabupaten/Kota.Gubernur Sugianto Sabran, melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalteng, Kaspinor bersama aparat Direktorat Lalu Lintas Polda dan Samsat, sosialisasi langsung kepada masyarakat di wilayah Kotim, Lamandau.Sebelumnya sosialisasi juga dilakukan di daerah Barsel dan lainya.“Sosialisasi sudah sampai ke Kabupaten/Kota sudah merata, sampai kemarin kami ke wilayah pedesaan di Lamandau dan Kotim dengan Harapanya semakin banyak warga yang mau ke Samsat keliling atau ke Samsat bersama untuk membayar pajak kendaraan bermotor, karena denda pajak gratis,” kata Kaspinor, Selasa (25/8/2020).Menurut Kaspinor, Peraturan Gubernur (Pergub) Kalimantan Tengah nomor 30 tahun 2020 tentang penghapusan denda administrasi bagi kendaraan bermotor baik kendaraan roda dua (2) dan empat (4), diperpanjang hingga 1 Oktober 2020, dan animo masyarakat juga banyak.“Alhamdulillah, tingkat animo masyarakat tinggi. Jadi total pendapatan yang diterima terhadap kebijakan Gubernur tersebut sampai Rp.35 miliar. Ini terus berjalan, dan akan kami sampaikan sampai ke pelosok desa, agar pencapaian PAD dapat meningkat dengan baik,” ungkapnya.Sambil sosialisasi, tambah Kaspinor, pihaknya juga membagikan ribuan masker kepada masyarakat untuk mendukung progran pemerintah pusat dan Provinsi Kalteng, mengenai Grebek Masker untuk kepedulian pada protokol kesehatan agar terhindar dari sebaran covid-19.“selain itu juga kebijakan penghapusan denda administrasi tersebut sebagai bentuk kepedulian Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran terhadap masyarakatnya yang saat ini dilanda pandemi Covid-19,” sebut Kaspinor.Gubernur Sugianto Sabran beraharap agar masyarakat dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk menyelesaikan tunggakan pajak kendaraan baik untuk masyarakat dan pelaku usaha, agar upaya peningkatan PAD juga dapat meningkat.”kita berharap apa yang kami lakukan ini bisa berhasil untuk meningkatkan PAD Kalteng. Bapak Gubernur berharap dengan adanya kebijakan ini dapat memberikan kenyamanan dalam tunggakan pajak, seperti kendaraanya menunggak dua tahun pajaknya, maka yang dibayar cuma pokoknya saja, dendanya tidak dibayar alias gratis.”ujarnya.***( RT )

Leave A Reply

Your email address will not be published.