Cakrawala News
Portal Berita Online

Sekda Kalteng Hadiri Peluncuran Laporan Tahunan Ombudsman RI

0 179

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO – Peluncuran Laporan Tahunan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) tahun 2020 secara virtual melalui video conference dari Ruang Bajakah II, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (08/02/2021) dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng) mewakili Gubernur H Sugianto Sabran.

Selain itu, hadir juga Asisten Administrasi Umum Setda Kalteng, Lies Fahimah dan Kepala Ombudsman Perwakilan Kalteng Biroum Bernardianto.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua ORI, Lely Pelitasari Soebekty via virtual menyampaikan bahwa, pertemuan kali ini sebagai upaya refleksi dan introspeksi agar Ombudsman dapat terus memperbaiki diri, lantaran pengawasan dan penyelenggara layanan harus berjalan beriringan dengan spirit dan nilai-nilai yang sama, antara lain profesional dan berintegritas.

Lely Pelitasari Soebekty juga mengatakan, dalam Peluncuran Laporan Tahunan 2020 yang bertemakan Mengawal Pelayanan Publik di Masa Covid-19, merupakan upaya Ombudsman untuk mempertanggungjawabkan amanah sekaligus bentuk transparansi lembaga atas kinerja selama satu tahun terakhir.

“Sesuai UU 37 tahun 2008, Ombudsman menjalankan dua fungsi utama yakni penyelesaian laporan masyarakat dan pencegahan maladministrasi. Penyelesaian laporan masyarakat ditujukan sebagai upaya responsif-kuratif, atas pengaduan masyarakat terhadap pelayanan publik oleh penyelenggara. Sedangkan pencegahan, merupakan upaya preventif terhadap kemungkinan terjadi atau berulangnya maladministrasi,” tambah Lely Pelitasari Soebekty.

Dalam konteks penyelesaian, kata Lely Pelitasari Soebekty, jumlah laporan masyarakat kepada Ombudsman setiap tahun relatif stabil, namun jumlah rekomendasi menurun tajam. Hal ini dikarenakan laporan dapat diselesaikan sebelum tahap rekomendasi melalui skema tindakan korektif berdasarkan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP).

“Kami memberikan apresiasi kepada para penyelenggara layanan publik yang telah memahami dan sungguh-sungguh menjalankan tindakan korektif ini. Dalam melaksanakan fungsi pencegahan, Ombudsman memandang semakin pentingnya deteksi dini atas dugaan maladministrasi dalam layanan publik,” ungkapnya.

Presiden Indonesia Joko Widodo, foto dok

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Presiden RI H Joko Widodo mengatakan, menyambut baik dengan semakin berkualitasnya pelayanan publik. Hal ini kata orang nomor satu di Indonesia tersebut, tidak lepas dari peran Ombudsman dalam mengawal serta melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan badan publik.

“Tapi perlu ditekankan, dalam kondisi krisis, harus mampu mengubah frekuensi dari normal ke extraordinari. Saya meyakini Ombudsman RI juga telah menemukan beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki. Catatan ini sangat penting unuk mendorong peningkatan standar kualitas pelayanan publik yang akan datang,” imbuhnya.***HT

Leave A Reply

Your email address will not be published.