Cakrawala News
Portal Berita Online

Sejumlah Elemen Masyarakat Kebumen Tolak Kehadiran KAMI

0 118

KEBUMEN. JAWA TENGAH. CAKRAWALA.CO – Warga Kebumen menggelar aksi damai menolak kehadiran Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau disingkat KAMI di Kabupaten Kebumen, Kamis (10/9/2020). Kelompok yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat untuk Kebumen (AMUK) ini melakukan aksi di Tugu Lawet dengan membentangkan spanduk bernada penolakan.

Pantauan tim liputan cakrawala.co di lokasi, peserta aksi mulai berorasi sembari membentang spanduk penolakan KAMI pukul 09.30 WIB. Selain itu, juga membagikan selebaran serta membawa bendera maupun poster-poster. Salah satunya bertuliskan wong Kebumen ora butuh KAMI (orang Kebumen tidak membutuhkan KAMI).

Koordinator aksi, Ridwan mengatakan pihaknya menolak kehadiran KAMI di Kebumen. Menurutnya hal itu karena organisasi tersebut terbentuk syarat akan muatan politis dan dikhawatirkan dapat menjadi pemicu perpecahan persatuan bangsa.

ads bukopin

“Kehadiran KAMI dapat membuat polarisasi ditengah masyarakat karena menghubungkan dengan kejadian lama seperti membuka luka lama,” ungkapnya.

Ridwan menambahkan, jika memang KAMI bertujuan menyelamatkan bangsa tentu yang terpenting ikut serta membantu masalah pandemi Covid-19. Pemerintah dan masyarakat membutuhkan dukungan dan kerja bersama untuk menanggulanginya. Jangan sampai justru menggulirkan propaganda yang kurang baik.

“Disaat pandemi Covid-19 seperti ini, KAMI dapat membuat gaduh terlebih menjelang Pilkada,” imbuhnya.

Sementara peserta lain, Imam menilai klaim suara diksi ‘menyelamatkan’ Indonesia, saya nilai tuntutan mereka jelas tidak logis, diantaranya ingin meminta penggantian menteri. Ia juga mensinyalir hendak mengganti Pemerintahan yang sah secara konstitusional. Hal itu justru bisa memecah belah persatuan kesatuan bangsa.

“Harusnya pelopor lebih memberi kritik dan masukan dengan solusi yang solutif bukan hanya sekedar berkumpul,” katanya. (Wawan/ cakrawala.co)

Leave A Reply

Your email address will not be published.