Cakrawala News
Portal Berita Online

Sebulan, Polres Madiun Kota Rilis 4 Kasus Narkoba

MADIUN, CAKRAWALA.CO-Satuan Reserse Narkoba Polres Madiun Kota merilis 4 kasus narkotika yang terjadi selama bulan september 2019, di wilayah hukum Polres Madiun Kota, selasa 1 oktober 2019.

Kasat Narkoba Polres Madiun Kota AKP Eko Sugeng Rendra mengatakan, ke-4 tersangka ditangkap di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda.

“Peran dari masing – masing adalah, 3 orang merupakan pengguna, dan 1 tersangka lain merupakan pengedar. narkoba,” terang Eko.

Kasus pertama yakni dengan tersangka Ika Dwika Ramadhani alias IDR (23) warga Malang, dengan alat bukti penangkapan 1 buah pipet kaca bekas narkotika jenis sabu dan 4 butir pil warna hijau logo spongebob, diduga ekstasi. Ika ditangkap pada rabu 4 september 2019 sekira pukul 19.15 WIB di rumah kost nya, di Kelurahan Manisrejo Kecamatan Taman Kota Madiun.

AKP Eko Sugeng Rendra menunjukkan alat bukti Narkoba. (Foto/Ayu)

Kedua dengan tersangka Roni Fajar alias RF (22) warga Pilangkenceng Kabupaten Madiun, dengan alat bukti 1 pipet kaca bekas narkotika dan plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 0,38 gram. Tersangka ditangkap jumat 6 september 2019 sekira pukul 22.15 di Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo Kota Madiun.

Kemudian tersangka Heri Prasetyo alias HP (43) warga Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan – Kabupaten Madiun. Yang bersangkutan ditangkap rabu 25 september 2019 sekira pukul 22.00 dirumahnya, dengan alat bukti sabu seberat 3,83 gram.

Sementara Army Sancoyo Kuntoro alias ASK (34) warga jalan Sikatan, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo – Kota Madiun. Dari tangan tersangka yang ditangkap di rumahnya rabu 25 september 2019 sekira pukul 20.30 WIB, petugas menemukan sabu seberat 1,29 gram yang dibungkus dalam beberapa plastik klip. Diduga selain pengguna tersangka merupakan pengedar.

Atas perbuatannya ke-4 tersangka bakal dijerat Pasal 112 ayat (1) No.35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan pidana penjara paling lama 8 tahun, serta denda paling sedikit 8 rupiah.

Terhitung sejak januari hingga september 2019, ada 29 laporan polisi dengan jumlah tersangka 36 orang kasus penyalahgunaan narkotika, dengan alat bukti sabu seberat kurang lebih 80 gram. Ditanya perihal asal barang haram ini, AKP Eko Sugeng Rendra mengaku sudah mengetahui identitas asalnya.

“Melalui pemeriksaan kami sudah mengetahui identitas asal barang ini, tapi masih belum kami sampaikan. Dan akan terus kami laksanakan pengembangan,” pungkasnya. (Ayu/Win)

%d bloggers like this: