Cakrawala News
Portal Berita Online

Sebelum Pergi Dari Rumah, Korban Laka Truk Tangki Pertamina Rajin Adzan dan Sholat di Masjid

0 286

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Identitas pemuda korban tertabrak truk tangki Pertamina, di Jalan Surabaya-Madiun, Desa Sumberbening Kecamatan Balarejo – Kabupaten Madiun, Sabtu 21 November 2020 telah terungkap. Ini setelah pihak keluarga mendatangi Polres Madiun untuk memastikan identitas korban.

Adalah Rizal Nur Efendi (16) warga Dukuh Cungul, Desa Mojodayuh, Kecamatan Kedawung – Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pelajar kelas 11, SMK Sukowati -Sragen, Jawa Tengah.

Ayah korban, Mulyadi (44), mengaku shock saat mengetahui kabar meninggal anak semata wayangnya dari Polsek Kedawung-Sragen, Jawa Tengah. Mulyadi menceritakan, saat pergi dari rumah anaknya dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Tidak nampak ada masalah atau gejala depresi, justru seminggu terakhir sebelum menghilang, anaknya ini rajin Adzan dan Sholat di Masjid.

“Kami sekeluarga shock, kaget, tidak menyangka anak kami meninggal dengan cara seperti ini. Tapi kami sudah mengikhlaskan almarhum,” ujar Mulyadi menahan kesedihan.

Sementara itu Mulyadi, paman Rizal menambahkan, berhari-hari setelah Rizal tidak pulang kerumah, keluarga panik dan berinisiatif mencarinya kerumah beberapa teman sekolah dan teman main korban, namun tidak ada yang mengetahui keberadaan korban. Bahkan keluarga juga mengumumkan hal ini ke media sosial dengan bantuan teman-teman korban.

“Selain tanya ke teman-teman sekolahnya, kita juga sempat meminta bantuan untuk mengumumkan di sosial media, baik itu Facebook ataupun WhatsApp,” kata Suyadi.

Dijelaskan Suyadi, sebelum pergi dari rumah, korban yang masih tercatat sebagai pelajar kelas 11 SKM Sukowati- Sragen ini terlihat baik-baik saja, tidak menunjukkan sikap yang mencurigakan. Malahan dikatakan Suyadi, seminggu sebelum kepergiannya, korban rajin Adzan dan beribadah di Masjid.

“Nggak ada yang aneh, semua sama seperti biasanya. Justru Almarhum sangat rajin pergi ke Masjid untuk Adzan dan Sholat lima waktu di Masjid,” ungkap Suyadi.

Pihak keluarga menginginkan proses hukum tetap berjalan sesuai peraturan yang berlaku, dan menyerahkan sepenuhnya kepada kepada polisi. Keluarga juga berharap dari pihak pertamina ataupun keluarga tersangka ada itikad baik untuk datang kepada pihak dan menyelesaikan permasalahan ini.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.