Cakrawala News
Portal Berita Online

Sebar Berita Hoax Pemuka Agama Meninggal Terkena Corona, Dilaporkan ke Polresta Sidoarjo

0 1,030
idul Fitri Cakrawala

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO –  Lagi kabar Hoax tersebar begitu cepat memanfaatkan isu pandemi virus corona ke masyarakat Sidoarjo. Kali ini “korbanya” warga kawasan Bumi Citra Fajar (BCF) Kelurahan Bulusidokare, Kecamatan Sidoarjo.

Beredar pesan broadcast di WhastApp mengatakan “Di sekawan wangi perumahan BCF ada 2 orang yang Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan di Sekawan Nyaman Perumahan BCF ada 1 orang yang ODP, ketiga orang tersebut habis dari Gereja, salah satu Pasturnya meninggal karena Covid-19 akhirnya semua jemaatnya jadi ODP”. Pesan yang didapat cakrawala.co tersebut dari group WhastApp Forum ihwan BCF, pada hari Kamis 9 April 2020.

Foto copy bukti screan shoot, pesan berantai Hoax yang diterima warga.

Karena sempat menimbulkan keresahan di masyarakat, akhirnya salah satu warga melaporkan perihal tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Sidoarjo.

Pelapor Hadi Putranto (60) warga Sekawan Wangi 2 Blok G no 16, Kelurahan Bulusidokare, Sidoarjo. Menjelaskan mengingat pada berita yang tersebar tertulis ada pastur yang meninggal akibat covid-19 dan semua jemaat jadi ODP.

“Kita sudah mengecek dari seluruh Sidoarjo tidak ada Pastur yang meninggal. Apalagi ini yang mengirim pesan Hoax orang yang berbeda keyakinan, jadi kami menguatirkan timbul gesekan sosial berupa SARA. Padahal kerukunan warga di Sekawan Wangi sangat terjalin dengan baik meskipun terdapat masyarakat berbeda keyakinan,” Kata Hadi Putranto saat ditemui di Polresta Sidoarjo.

Yang sangat disayangkan adalah jika dibiarkan berita Hoax tersebut tersebar luas bisa berdampak kerukunan umat beragama dilingkungan bisa gaduh.

“Saya menekankan terkait masalah motivasi pengiriman berita tidak benar tersebut. Kerukunan antar umat beragama di Sekawan Wangi sangat baik sekali, ada tokoh agama Katolik, Protestan, Islam dan ada juga yang beragama Budha. Tujuan kita melaporkan adalah hanya satu jangan membuat gaduh dan jangan mudah menyebarkan berita Hoax yang belum diketahui kebenaranya,” Ungkap Hadi.

Dari hasil penelusuran Hadi Purtanto diketahui, pesan Hoax tersebut diketahui pada tanggal 2 April 2020, pukul 13.34 di group WhastApp RW 07 Bulusidokare, Sidoarjo diduga kiriman pertama dari nomer telp +62822-3441-XXXX atas nama inisial MD. Pesan tersebut didapat dari group WhastApp Forum ihwan BCF, pengirim Rendy Pratama Bcf (sesuai dengan screenshot). (Uji/Rizal/Win)

 

 

 

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: