Cakrawala News
Portal Berita Online

Sebanyak 48 Sapi di Trenggalek Terpapar PMK, 12 Dinyatakan Sembuh

0 131

TRENGGALEK CAKRAWALA.CO – Jumlah ternak milik warga yang terkena penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Trenggalek Jawa Timur, bertambah hingga 48 kasus, namun dari jumlah itu terdapat 12 sapi yang dinyatakan sembuh seperti sedia kala.

Kasi Pencegahan, Pemberantasan Penyakit Hewan dan Pelayanan Medik Veteriner Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Trenggalek Ririn Hari Setiani, mengatakan dari puluhan ternak sapi dan satu ekor kambing di Trenggalek yang dilaporkan telah terpapar PMK, 12 di antaranya dinyatakan sembuh setelah mendapat penanganan dari dinas setempat.

“Jumlah sapi yang terpapar PMK ada 48 dan 1 ekor kambing, dari jumlah itu 12 sapi dinyatakan sembuh,” ungkapnya, Rabu (8/6/2022).

Dijelaskannya temuan kasus jumlah ternak warga yang terkena PMK kronologis temuan hewan positif PMK di Trenggalek, teridentifikasi pada 30 mei lalu Disnak mengirimkan laporan untuk mendapatkan tindak lanjut dari Disnak Provinsi Jawa Timur.

“Selang satu hari, 31 mei Balai Besar Veteriner mengambil sampel pada 6 ekor ternak milik warga, dan hasilnya pada 2 Juni 6 sampel yang diambil dinyatakan positif PMK,” jelas Ririn.

Lanjutnya usai hasil laboratorium tersebut keluar positif PMK, terhadap hewan dengan ciri-ciri penyakit yang sama, akan menjadi acuan Disnak Trenggalek menetapkan hewan mengidap penyakit PMK.

“Hasil lab yang sudah keluar akan menjadi acuan kami untuk menetapkan PMK selanjutnya pada hewan,” katanya.

Wabah PMK di Trenggalek itu masih didominasi hewan ternak sapi. Namun demikian, dengan adanya kejadian itu akan dijadikan perhatian khusus Disnak untuk memantau peredaran hewan ternak utamanya sapi.

“Jangan sampai ada yang meninggal, kami upayakan semaksimal untuk menanganinya,” ujarnya.

Pasalnya, penyakit PMK hingga kini masih belum ada obat penangkalnya, hanya saja untuk pencegahannya Disnak Trenggalek memberikan antibiotik dan obat hewan yang bisa diberikan jika ada sapi positif PMK.

“Kami beri antibiotik, namun karena keterbatasan obat kami hari ini, kami minta bantuan ke provinsi, dan menurut informasi provinsi akan membantu untuk pengadaan obat antibiotik,” tutupnya. (ag)

Leave A Reply

Your email address will not be published.