Seakan Tutup Mata,LKKN Desak Kejati Usut Stadion Barombong dan Alkes RS Haji Makassar

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Aksi unjuk rasa Lembaga Kontrol Keuangan Negara (LKKN) dan LSM Arung Palakka terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Stadion Barombong disebut disambut positif pihak Kejati Sulselbar, Jumat (19/7/2019).

Pada aksinya, LKKN dan Laskar Arung Palakka menyampaikan tiga tuntutan kepada pihak Kejati Sulselbar. Pertama, meminta jaksa segera menyelidiki dugaan kasus korupsi Stadion Barombong yang dikerjakan oleh PT Usaha Subur Sejahtera.

Selain menyelidiki pembangunan Stadion Barombong, dua LSM tersebut meminta Kejati mengusut dugaan penyalahgunaan anggaran pengadaan alat kesehatan (Alkes) di rumah sakit Labuang Baji serta rumah sakit Haji Makassar.

Ketua LKKN Baharuddin melalui keterangan tertulisnya mengatakan, unjuk rasa digelar sebagai bentuk kekecewaan terhadap Kejati Sulselbar yang dinilai membiarkan kasus dugaan korupsi tersebut terkesan dibiarkan.

“Kejati sepertinya tutup mata dengan adanya dugaan tindakan korupsi yang dilakukan oleh oknum-oknum yang kebal hukum. Dan sepertinya, hal tersebut dilakukan pembiaran,” tuding Baharuddin.

Sejumlah pengunjuk rasa dari LKKN mendesak Kejati Sulsel mengusut stadion Barombong dan Pengadaan Alkes di rumah sakit Labuang baju dan Haji Makassar, Jum’at (19/07/2019)

 

Tak lama menyampaikan aspirasinya, Kajati Sulselbar Firdaus Dewilmar akhirnya menemui massa. Dia berjanji akan menindak lanjuti laporan dari LKKN dan Laskar Arung Palakka terkait tiga tuntutan tersebut.

“Saya selaku kepala kejaksaan tinggi Sulselbar akan segera melakukan pertemuan kembali dengan kalian pada tanggal 20 juli nanti,” kata Firdaus Dewilmar.

Selain menyampaikan orasi tuntutan di Kejati Sulselbar, LKKN dan LSM Laskar Arung Palakka juga membawa bukti-bukti dugaan pelanggaran hukum pada proyek pembangunan Stadion Barombong serta pengadaan Alkes di RS Labuang Baju dan RS Haji Makassar.(Rez)

Facebook Comments
%d bloggers like this: