Cakrawala News
Portal Berita Online

Satu PDP Meninggal di Kota Madiun

0 73

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Pemakaman jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Madiun yang meninggal dunia, dilakukan sesuai dengan protokol positif Covid-19 (virus Corona).

Pemakaman berlangsung di tempat pemakaman umum (TPU) Ngebrak, masuk Kelurahan Josenan – Kecamatan Taman Kota Madiun, Rabu 29 April 2020.

Seluruh petugas pemakaman mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Selain itu, warga tanpa APD lengkap juga diimbau tidak ikut serta dalam pemakaman. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya penularan akibat salah penangangan.

ads bukopin

Imam Subarkah Ketua RT 26/RW 09 Kelurahan Josenan menuturkan, korban inisial A (32) adalah warga setempat yang bekerja di sebuah optik di Jogjakarta. Pada H-3 Ramadhan, atau sekitar 21 April 2020 yang bersangkutan pulang ke Madiun. Sampai dirumah ia mengeluhkan sakit dibagian lambung, dan segera dilarikan ke RSUD dr Sudono Madiun, untuk diperiksa.

“Karena A baru datang dari daerah zona merah Covid-19, pemeriksaan yang dilakukan juga sampai ke torax dan lain sebagainya. Tapi kemudian diperbolehkan pulang, untuk selanjutnya melakukan isolasi mandiri,” ungkap Imam.

Lebih lanjut Imam menjelaskan, pada hari Jum’at pagi, 24 April 2020, A kembali dilarikan ke Rumah Sakit karena mengeluh sesak nafas. Selanjutnya, A dilakukan isolasi di RSUD dr Sudono Madiun. Keluarga A diakui Imam sangat kooperatif dan sangat paham protokol pencegahan Covid-19.

Namun sayang, 5 hari dirawat di Rumah Sakit, A menghembuskan nafas terakhirnya, Rabu 29 April 2020, sekitar pukul 03.00 WIB dinihari.

“Hasil tes swap si A ini memang belum keluar, tapi karena yang bersangkutan termasuk PDP, jadi penanganan pemakaman jenazah juga sesuai protap pasien Covid-19,”kata Imam.*(Ayu/Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.