Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Satu Jam Bersama Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna

oleh: Janur M Bagus

Bagian I

“Budi Satria Wiguna Polisi Peduli Pemberi Solusi Dengan Segudang Inovasi”

Sejak diperintahkan mengemban tugas sebagai prajurit Bhayangkara, sosok perwira polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) ini selalu meyakini tidak ada langkah sia-sia, apapun yang diperbuat, kemanapun melangkah bersama siapapun bergandeng tangan, pasti ada manfaat dan hikmah yang menyertainya.

Maka prinsif-prinsif hidup itulah yang senantias menjadi bagian priorItas dalam melaksanakan gugus tugas sebagai prajurit Bhayangkara yang kini menjadikannya berada pada deretan perwira yang memimpin wilayah Kepolisian Resort (Polres).

Sebagai Kepala Kepolisian Resort tentu saja dinamika kepemimpinan yang dijumpainya memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi karena harus memetakan kekuatan internal untuk dipadupadankan dengan unsur-unsur lain dalam menjaga kondusifitas wilayah dari gangguan ketertiban dan keamanan, bahkan lebih dari itu harus sangat memahami karakteristik, kultur serta kecenderungan warga masyarakat yang dinaunginya.

Berada dan memimpin Kepolisian di Kabupaten Garut, AKBP Budi Satria Wiguna seperti telah memahami betul bahwa daerah dengan dinamika politik yang dinamis cenderung bertensi tinggi ini harus ekstra memutar strategi untuk tetap dapat memayungi berbagai kepentingan dan kebutuhan tanpa mengorbankan siapapun yang berada dalam gugus tugas yang dijalaninya.

Memasuki hampir satu tahun lebih sebagai orang nomor satu dijajaran Kepolisian resort Garut, AKBP Budi Satria Wiguna telah menjadi bagian penting sesuai peran dan fungsinya dalam mensukseskan sejumlah agenda besar dan negara yang menghampiri dan memintanya mengambil lagkah cepat agar tepat dan akurat memberikan solusi mensukseskan setiap agenda tersebut. Sebut saja misalnya, mensuksekan Pilkada Garut 2018, Pilkada Jawa Barat 2018, Kirab Api Obor Asian Games 2018 yang melintas di Kabupaten Garut, juga Tanggap Darurat Bencana dan sebareg agenda-agenda besar lainnya.

Diluar konteks tugas pokok dan fungsi utama sebagai pengambil kebijakan dijajaran kepolisian Resort Garut, perwira yang memiliki spesialisasi sebagai penerjun ini ternyata memiliki sisi kepedulian sosial yang tinggi terhadap nasib sesamanya warga masyarakat yang rata-rata memintanya mengulurkan tangan untuk menuntunnya memenuhi kebutuhan yang selama ini jarang tersentuh karena memang berada dijejaring paling bawah.

Panggilan hati nurari sebagai bagian dari keluarga besar Parama Satwika sewaktu menyelesaikan pedidikan Akademi Kepolisian (AKPOL) yang mereka jadikan nama angkatan di tahun 1998, rupanya mematri langkah, meneguhkan jiwa bahwa sosok pemimpin yang arif dan bijaksana adalah kehadiran jiwanya ditengah-tengah sesamanya yang membutuhkan.

Bagi AKBP Budi Satria Wiguna menghampiri warga yang serba kekurangan bukanlah panggilan tugas atas perintah negara melainkan lebih dari sekedar itu, bisikan hati nurani dan rasa yang selalu ada untuk mereka.

Memenuhi pangilan jiwa tersebut, maka dalam langkah-langkah pemetaan gugus tugas, Ia juga mencanangkan Program “Jumat Keliling Peduli dan Berbagi” sebagai bingkai yang mempermudah menemui dan memenuhi panggilan kepedulian sosial yang tak pernah luput dilakukannya setiap saat setiap waktu ketika ia menjumpai sesamanya yang membutuhkan.

Melalui program tersebut, warga masyarakat menerima banyak manfaat bahkan tidak sedikit yang terinspirasi termasuk jajarannya di Kepolisian yang secara sukarela tanpa komando dan perintah diam-diam melakukan langkah yang sama sehingga semakin menguatkan bahwa langkah-langah yang dilakukan AKBP Budi Satria Wiguna benar-benar telah menjawab arti dari namanya sebagai sosok Berbudi dengan jiwa kesatria dan senantiasa berguna bagi sesamanya. (Budi Satria Wiguna makna dalam dalam Bahasa sunda).

Budi kerap kali menegaskan bahwa saat ini Polisi dituntut hadir bukan hanya sekedar menjadi pengayom dan pelayan masyarakat terkait tugas pokok dan fungsinya namun lebih dari itu, Kehadiran polisi senantiasa harus menjadi pemberi solusi bagi negeri.

Semangat dan tekad inilah yang terus dikembangkan dan ditularkan Budi Satria Wiguna hingga tak lagi ada kata tidak, ketika berhadapan dengan persolan-persolan warga masyarakat khusunya di Garut yang telah dianggapnya sebagai keluarga dan bagian dari aktifitas keseharianya sebagai orang nomor satu di jajaran Kepolisian Resort Garut.

Budi tidak sungkan membawa beras saat mendengar ada saudaranya warga Garut yang kesulitan memenuhinya, tidak pernah menundanya disaat ada warga yang menjerit sakit dan belum tersentuh jangkauan medis karena sesuatu dan lain hal, pun demikian dengan aktifitas warga masyarakat yang berkaitan degan kemanusiaan Budi selalu tampil memberikan dan menawarkan apa yang bisa ia lakukan untuk mereka….. “Jika Hari Ini Bisa Mengapa Harus Ditunda, JIka Solusi Menanti Kita Segera Menjawabnya,” …ini bukan sekedar basa basi moto juang Budi Satria Wiguna tetapi prinsip pribadinya yang selalu hardir menjadi solusi bukan pemberi beban pada sesamanya. Bersambung…..

***Penulis Jurnalis Penggiat Informasi Masyarakat Ketua Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (FK-KIM) Garut

Facebook Comments
%d bloggers like this: