Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Satresnarkoba Ringkus 4 Pelaku Jaringan Lapas II B Tulungagung, Sita Puluhan Gram Sabu

0 13

TULUNGAGUNG CAKRAWALA.CO – Berkat kerjasama yang baik antara Polres Tulungagung dan pihak Lapas kelas II – B Kabupaten Tulungagung, Satresnarkoba Polres Tulungagung berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu yang akan diselundupkan ke Lapas II B Tulungagung, Kamis (20/1/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

Tidak tanggung-tanggung, dari pengungkapan ini, Satresnarkoba Polres Tulungagung meringkus 4 pelaku yang masuk dalam peredaran narkoba jaringan Lapas, 1 diantaranya seorang perempuan.

Keempat pelaku yang berhasil ditangkap yakni, DDP (28) asal Dusun Ngipik, Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, ENC alias SUR (26) warga binaan Lapas II B asal Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung dan istri DDP yg berinisial KYA (25) serta AEF, 25 (warga binaan Lapas II B Tulungagung) asal Desa Kromasan, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto, S.H., S.I.K., MH., melalui Kasi Humas, Iptu Nenny Sasongko, S.H., mengatakan, awalnya anggota Satresnarkoba mendapatkan informasi dari pihak Lapas bahwa ada salah satu pengunjung yang menjenguk warga binaan dengan membawa barang bawaan yang mencurigakan diduga Narkoba.

“Mendapat informasi tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Tulungagung, AKP Didik Riyanto, S.H., M.H., bersama anggotanya langsung menuju ke Lapas kelas II B Tulungagung,” ujar Kasi Humas.

“Sesampainya di Lapas, anggota Satresnarkoba bersama petugas Lapas melakukan pengecekan barang yang dicurigai dan setelah diperiksa ternyata benar merupakan paket narkoba jenis sabu,” sambung Iptu Nenny.

Selanjutnya DDP diinterogasi awal dan mengaku bahwa barang tersebut akan diserahkan kepada penghuni lapas kelas II B.

“Rencananya, sabu tersebut akan dikirimkan kepada penghuni Lapas berinisial ENC alias SUR dan AEF atas permintaan kedua warga binaan tersebut,” terang Kasi Humas.

Lanjutnya, setelah melakukan interograsi terhadap DDP, anggota mengembangkan kasus tersebut dengan melakukan pengecekan sepeda motor yg digunakan DDP yang berada di tempat parkir Lapas.

“Sesampainya di parkiran Lapas, benar didapatkan barang bukti berupa narkoba jenis sabu kurang lebih 10 gram yang disimpan di dalam jok sepeda motor,” imbuh Iptu Nenny.

Sedangkan barang bukti sabu tersebut, menurut keterangan DDP didapat istrinya yang diambil dari seseorang yang tidak dikenal saat pertemuan di jalan raya masuk Kecamatan Sumbergempol.

Kemudian anggota mengamankan istri DDP inisial KYA di rumahnya dan kemudian keempat pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Tulungagung guna dilakukan proses lebih lanjut.

Dari penangkapan terhadap keempat pelaku itu, anggota Satresnarkoba Polres Tulungagung berhasil menyita puluhan gram sabu dan barang bukti lainnya.

Adapun rincian barang bukti yang berhasil disita yakni, 33 poket sabu dengan berat 46,36 gram, 2 buah kartu simcard dalam plastik klip, 8 buah pipet kaca, 1 plastik klip berisi pil dobel L yang hancur, sebuah botol sabun, sebuah botol sampo, potongan lakban warna coklat beserta potongan tisu, potongan lakban warna hitam, 2 bungkus kacang, 1 bungkus roti, sebuah tas kresek warna putih 1 lembar surat ijin kunjungan beserta 1 lembar foto copy KTP atas nama DDP, 4 buah HP, uang tunai sebesar 300.000 ribu dan 1 unit sepeda motor dengan Nopol AG 6460 QC.

“Untuk menebus perbuatannya, keempat pelaku dilakukan penyidikan dan penahanan di rumah tahanan Polres Tulungagung dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Sub pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Iptu Nenny. (NN95 – Rilis Polres Tulungagung/ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.