Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Satlantas Polresta Bogor Gelar Operasi Patuh Lodaya

0 23

BOGOR JABAR CAKRAWALA.CO –  Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota,  Polda Jabar menggelar oprasi patuh Lodaya hari ketiga ditengah pandemi covid 19 ini , Sabtu (25/7) di wilayah hukum Polresta Bogor Kota tepatnya di perempatan Bundaran Lampu Merah Jl.Raya Siliwangi kawasan Sukasari Kota Bogor Jawa Barat.

Sejumlah pengendara sepeda motor dari arah Puncak ke arah Jakarta yang melintasi kawasan ini tidak luput dari pantauan petugas, mereka  yang kedapatan tidak mengenakan masker langsung ditegur dan yang tidak membawa masker, petugas memberikannya secara cuma-cuma.

Berbeda dengan oprasi patuh Lodaya sebelumnya, oprasi patuh di tengah pandemi covid 19 yang belum juga berakhir ini digelar tidak seperti biasa dengan stasiuner atau dilakukan bersama-sama di satu titik tertentu dengan mengehentikan semua kendaraan yang tengah melaju dan memeriksa satu per satu semua surat-surat kendaraan baik roda dua maupun roda empat, namun kali ini lebih mengedepankan persuasif atau pendekatan dengan himbauan dan peringatan terutama bagi pengendara yang pelanggarannya terlihat secara fisik seperti tidak mengenakan helm, atau tidak memakai masker penutup mulut dan hidung.

“Dalam melakukan oprasi patuh lodaya kali ini, kami Satlantas Polresta Bogor Kota lebih mengedepankan persuasif dan bersifat Hunting berkeliling tidak stasiuner di satu titik, petugas kami tersebar tidak berkerumun dan memantau pengendara dan penumpang, bila ada yang tidak memakai masker kami beri masker dan bila kedapatan tidak memakai helem atau melawan arus kami tegur dan jika membandel kami lakukan menindakan dengan cara di tilang, ” ujar Kasat Lantas Polresta Bogor Kota Kompol.Fajar Hari Kuncoro kepada wartawan di lokasi saat memimpin langsung oprasi latuh lodaya hari ke dua ini.

Fajar manambahkan bahwa, oprasi patuh Lodaya kali ini di lakukan dari tanggal 23 Juli sampai dengan 5 Agustus 2020 dengan sistem Hunting tanpa adanya stasiuner, dengan ketentuan 80 % persuasif dam 20% nya menindakan bagi pelanggar, hal ini menghindari terjadinya kerumunan orang.

Masih menurut fajar, selama dua hari berjalan pihaknya telah melakukan teguran secara persuasif kepada 850 orang pengendara baik kendaraan roda dua atau pun roda empat serta telah melakukan penindakkan kepada 289 pengendara yang mayoritas didominasi pengendara  roda dua dengan jenis pelanggaran tidak menggunakan helem.

Dimas salah seorang pengendara sepeda motor mengaku kaget ada polisi yang menegurnya karena tidak memakai masker dan kebetulan maskernya lupa dipakai, lalu ia diberi masker oleh petugas.

” ya saya kaget aja dikira mau ditilang, ternyata mau dikasih masker sama polisi ” kata dimas kepada wartawan, ia pun berjanji akan terus memakai maskernya.***(Abizar )

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: