Cakrawala News
Portal Berita Online

Sampah Sisa Lebaran di Kabupaten Tanggerang Mencapai 1700 Kubik

0 2

TANGGERANG CAKRAWALA.CO ,- Sampah sisa lebaran lalu di Kabupaten Tanggerang Banten mencapai 1700 Kubik yang berhasil dicatat Dinas Lingkungan Hidup setempat.  Sampah tersebut terus diangkut dari seluruh titik-titik pembuangan sampah yang tersebar diwilayah Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang Syaefullah mengatakan, usai lebaran terjadi peningkatan volume sampah hingga dua kali lipat dari hari biasa.

“Dari 1700 kubik sampah yang tersebar di seluruh Kabupaten Tangerang, yang bisa kita angkut  ke TPA dengan menggunakan armada yang ada hanya 800 sampai 900 kubik perharinya,”Kata Syaefulloh kepada wartawan, Rabu (5/7/2017).

ads bukopin

Syaefullah memaparkan jumlah volume sampah diperkirakan masih akan meningkat usai lebaran karena  diyakini masih ada sampah yang masih tersimpan di rumah-rumah warga dan belum sempat dibuang ke tempat-tempat pembuangan sampah. “Dan ada juga sampah yang telah dikelola oleh swadaya masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan guna mengantisipasi penumpukan sampah yang tak terkendali, pihaknya telah melakukan pengangkutan sampah sebelum dan sesudah lebaran.

“Setelah lebaran kita sudah bergerak, jadi hari pertamna lebaran masing-masign UPT sudah bergerak, hari kedua dan ketiga  kami full,” ujarnya.

Dalam mempemudah mengangkut gundukan sampah yang menggunung pihaknya bekerjasama dengan Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang yang menyediakan alat berat pengeruk sampah, sementara pihaknya mengerahkan 150 mobil truk pengangkut sampah di 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Pihaknya juga menyesalkan kurangnya kesadaran masyarakat dengan membuang sampah disembarang tempat, sehingga menyulitkan pihaknya mengetahui titik-titik pembuangan sampah yang ada. Padahal sambubngnya sudah disediakan tempat pembuangan sampah yang biasa kami angkut.

“Hari ini kami angkut sampah yang dibaunbg sembarangan oleh masyarakat, besok ada lagi sampahnya. Jadi masyarakat berfikir tumpukan sampah yang diangkut kami itu tempat pembuangan sampah, padahal kan bukan, jadi kesdaran masuarakat masih lemah,” ujarnya.***TGR

Leave A Reply

Your email address will not be published.