Cakrawala News
Portal Berita Online

Sambut Waisak Umat Budha Kulonprogo Lepas Ribuan Burung Dan Ribuan Benih Ikan

104

KULONPROGO, CAKRAWALA.CO– Umat Budha yang berada di sepanjang bukit menoreh Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta, Minggu 13 Mei 2018, menggelar puja bhakti merayakan Hari Tri Suci Waisak 2018.
Untuk menyambut dan merayakan waisak tahun 2018 mereka juga menggelar berbagai kegiatan yang khas dan unik.

Diawali dengan tabur bunga untuk mendoakan serta berbakti kepada leluhur, pengambilan tirta suci dan sebulan pendalaman dan pengamalan ajaran Buddha.

” Banyak kegiatan yang dilakukan umat budha di wilayah Kulonprogo, tahun 2018 ini di pusatkan di Obyek Wisata Sungai Taman Mudal yang berada di Desa Jatimulyo Kulonprogo.” di terangkan Romo Totok.

Romo Totok menambahkan hari ini juga dilakukan Upacara Adat Tribuana Manggala Bhakti, yakni kegiatan pelestarian tiga alam, ada pelepasan sekitar 1000 ekor beraneka macam burung, penanaman 1600 aneka macam bibit pohon, dan menabur benih berbagai macam ikan.

“Benih ikan kita tabur di wilayah Obyek Wisata Sungai Mudal, harapannya semuanya akan hidup bebas kembali kealam, “ katanya.

Ketua Panitia Waisak, Surahman mengatakan, acara Tribuana Manggala Bhakti merupakan kegiatan pelestarian tiga alam yang dikemas dalam budaya Jawa dengan ajaran Buddha, agar umat Budha berperan aktif menjaga bumi tetap lestari termasuk menjaga satwa dan fauna, melestarikan kebudayaan Jawa, menjaga aspek religi dengan tidak meninggalkan unsur-unsur kebudayaan yang ada.
Ajaran Budha mengenalkan sikap peduli terhadap lingkungan alam, menguraikan ajaran Sang Budha dan mempererat tali persaudaraan antar umat Budha di Kulonprogo.

Wakil Bupati Kulon Progo Sutedjo menyampaikan bahwa dengan tema Berkah Waisak Membawa Damai Harmoni dalam Kebhinekaan artinya umat Buddha ikut memelihara alam serta menyemarakkan tempat wisata di Kabupaten Kulonprogo.

“ Marilah kita tingkatkan spirit pelestarian alam dengan tidak abai terhadap kelestarian alam disekitar kita. Sifat Budha yakni Maha Kasih dan Maha Bijaksana semoga bisa sebagai bekal umat Buddha di Kabupaten Kulon Progo untuk hidup dalam lingkungan yang majemuk, harmonisasi dan kedamaian dapat terlaksana., “ katanya. ( gondo/ fur )

Comments are closed.