Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Sambangi Polda Maluku Utara,Bawaslu Minta Pengamanan Pilkada Diketatkan

0 17

TERNATE,CAKRAWALA.CO- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara,Rabu (8/07/2020) mendatangi Polda Malut membahas teknis pelaksanaan pengamanan Pilkada serentak di delapan kabupaten dan kota tahun 2020.

Kedatangan rombongan Bawaslu ke Polda Malut dipimpin langsung ketua Bawaslu Muksin Amrin, komisioner Aslan Hasan, Ikbal Ali, Hj Masita Nawawi Gani dan Fahrul Abdul Muid.

Rombongan diterima Kapolda Malut Irjen Pol Rikwanto.Dalam pertemuan lembaga pengawas pemilu itu membahas kesiapan pengamanan Pilkada di delapan Kabupaten/Kota pada Desember 2020 mendatang.

Selain itu, Bawaslu berharap Polda Maluku Utara dan jajaran dapat focus melakukan pengamanan pelaksanaan pemutahiran data pemilih (coklit) di wilayah enam desa sengketa di Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara.

“Bawaslu berharap dukungan Polri untuk pengamanan pelaksanaan pemutakhiran data pemilih Pemilihan (PPD) Kepala Daerah 2020 di enam desa agar dapat berjalan lancar tanpa gangguan keamanan,”kata Muksin.

Pelaksanaan PDP akan dilaksanakan coklit 15 Juli sampai 13 Agustus 2020 untuk memutakhirkan data pemilih dalam Pilkada 2020, kegiatan itu akan diawasi Bawaslu.

“Di enam desa ada terdapat warga ber-KTP Kabupaten Halmahera Barat, ada juga Ber-KTP Kabupaten Halmahera Utara. Inilah kemudian dikuatirkan jangan sampai ada yang tidak menerima itu,”terang Muksin.

Sementara Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Rikwanto menyampaikan Polda Malut yang terlibat dalam pelaksanaan pengamanan pilkada serentak berjanji berusaha semaksimal mungkin agar dalam pelaksanaan tidak terjadi polemik yang dapat menyebabkan ganguan kamtibmas khususnya di 6 Desa yang ada di Halmahera Utara dan Halmahera Barat

“Untuk Permasalahan di 6 Desa, Dir Intelkam akan merinci pokok permasalahan yang ada agar kita bisa mengetahui kekuatan Personel yang akan di terjunkan dalam proses pengamanan”. Ucap Rikwanto.

Mantan Kabid Humas Metro Jaya itu meminta jajaran Bawaslu dapat lebih aktif di tingkat kecamatan hingga desa.

” Dan juga untuk KPU agar membuat Garis Imagineratau garis kordinat untuk penetapan jiwa pilih pada saat pemilihan atau pencoblosan di 6 (Enam) Desa,” tandas Ricwanto.***(IVN/ID)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: