Sakit, Remaja di Rembang Meninggal Saat Melaut

REMBANG, CAKRAWALA.CO – Seorang anak buah kapal (ABK) asal Desa Sridadi Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah meninggal dunia saat melaut.

ABK yang masih remaja tersebut bernama Muhammad Mualim (19).

Korban dilaporkan meninggal dunia saat perjalanan pulang dari melaut pada Jumat (17/5/2019).

Kasat Pol Air Polres Rembang IPTU Sukamto saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dikataknnya, jenazah tiba di Dermaga Pelabuhan Tasikagung pada Ahad (19/5/2019) malam.

“Ya, korban seorang ABK meninggal karena sakit. Semalam korban sudah dievakuasi dari Pelabuhan Tasikagung,” ucap Iptu Sukamto, Senin (20/5/2019).

Ditambahkan Iptu Sukamto, korban melaut sejak tanggal 24 April 2019 di wilayah Perairan Utara Laut Jawa.

Saat melaut tepatnya pada Ahad (8/5/2019), korban diketahui sakit. Tubuhnya menggigil karena demam.

Oleh relan-rekannya, korban disarankan untuk dipulangkan lebih dahulu. Namun korban menolak, dengan alasan masih ingin bekerja.

Korban mencoba bertahan. Sayang, nyawa korban tak tertolong saat perjalanan pulang.

“Saat kapal perjalanan pulang, korban masih demam tinggi. Pada hari ke tiga perjalanan pulang yakni Jumat (17/5/2019) korban yang mengalami demam tinggi menghembuskan nafas terakhir,” imbuhnya.

Korban adalah ABK KM Bintang Mas Muda asal Desa Pasar Bangi Kecamatan Rembang. Kapal dengan bobot 68 GT tersebut dinahkodai Eko Heri Suseno, warga Desa Sumberjo Kecamatan Rembang.

Suasana haru terlihat saat Evakuasi korban. Kelurga dan kerdapat yang sudah menunggu di Pelabuhan Tasikagung histeris melihat korban sudah terbujur kaku.

Keluarga menolak dilakukan visum karena menganggap sebagai musibah. Malam itu juga, jenazah dibawa kerumah duka untuk dimakamkan. (Rom/Zen)

Facebook Comments
%d bloggers like this: